Rabu, 02 Jan 2019 19:30 WIB

Borgol Banyak Dijadikan Fantasi Seks

Rosmha Widiyani - detikHealth
Borgol merupakan benda yang sering dipakai untuk fantasi seks. (Foto: Ilustrator: Mindra Purnomo) Borgol merupakan benda yang sering dipakai untuk fantasi seks. (Foto: Ilustrator: Mindra Purnomo)
Jakarta - Borgol ternyata tak hanya dipakai dalam penegakan hukum, dikutip dari situs Health, borgol juga sering jadi komponen yang kerap digunakan dalam fantasi seksual. Penggunaan borgol menunjukkan dominansi pada salah satu pasangan terhadap partnernya.

"Fantasi adalah cara paling efektif untuk meningkatkan gairah dan melepaskan pasangan dari kegelisahan. Banyak pasangan yang berfantasi, namun merasa bersalah karena punya bayangan tersebut. Meski kadang agak aneh, fantasi memang bisa membantu meredakan stres yang menghalangi interaksi pasangan," kata seks terapis Ian Kerner yang berpraktik di New York.



Dalam riset yang dilakukan pada 2014, borgol ternyata menjadi salah satu komponen stimulasi fantasi seks yang populer. Sebanyak 46 persen dari seribu responden yang didominasi pria, pernah membayangkan diborgol pasangannya saat berhubungan seks. Fantasi borgol sama populernya dengan bercinta bersama lebih dari satu partner.

Namun penggunaan borgol, untuk tujuan seks atau penegakan hukum memicu sensasi kebal atau rasa sakit. Dalam riset Focal Neurological Complications of Handcuff Application, penggunaan borgol bisa mengganggu sistem saraf (neuropati) di pergelangan tangan. Risiko ini semakin meningkat seiring lamanya penggunaan borgol, atau konsumsi alkohol sebelumnya.

Gangguan ini sebetulnya berisiko kecil mengganggu fungsi motorik pergelangan tangan. Namun sensasi yang muncul bisa sangat menyakitkan dan menimbulkan ketidaknyamanan. Tim riset yang dipimpin Patrick Chariot dari Department of Forensic Medicine Hôpitaux Universitaires Paris Seine Saint Denis menyarankan penggunaan borgol sesuai ukuran pergelangan tangan. Borgol yang tidak terlalu kencang menekan risiko terganggunya fungsi saraf.

(up/up)
News Feed