Kamis, 03 Jan 2019 16:32 WIB

Body Shaming Bisa Kena Sanksi, Saatnya Seleksi Bahan Bercanda

Rosmha Widiyani - detikHealth
Ilustrasi body shaming. Foto: Thinkstock
Jakarta - Pelaku body shaming kini terancam sanksi 4 tahun penjara dan denda maksimal Rp 750 juta, bedasarkan Undang-Undang Nomer 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Anjasmara kini sedang dalam proses penegakan hukum, atas body shaming yang menimpa istrinya Dian Nitami.

Dengan berlakunya hukum tersebut, masyarakat sebaiknya segera menyeleksi bahan becandaan di lingkungan umum. Materi yang awalnya untuk lucu-lucuan, bisa berujung tindakan serius jika sampai menyinggung orang lain.

"Bercanda dengan bahan anggota tubuh orang lain jangan dilakukan lagi. Kita tidak tahu bagaimana perasaan orang yang jadi korban. Jika orangnya cuek mungkin tidak masalah, tapi bagaimana jika korbannya cenderung bawa perasaan (baper)," kata psikolog Elizabeth Santosa pada detikHealth, Kamis (03/01/2019).


Elizabeth merujuk pada satu kasus soal body shaming yang pernah ditanganinya di sekolah. Berdasar laporan guru di sekolah tersebut, para murid sebetulnya hanya ingin bercanda, tanpa bermaksud menyinggung korban. Namun korban ternyata merasa tersinggung dan tidak berkenan atas body shaming.

Kepada korban body shaming, Elizabeth mengingatkan untuk tidak segan melaporkan pada pihak berwajib. Rasa malas, malu, takut, dan segan jangan sampai mengalahkan niat untuk memberi edukasi pada pelaku dan masyarakat lain.

(up/up)