Jumat, 04 Jan 2019 14:31 WIB

Niatnya Ingin Mandi Es, Pria Ini Malah Mengalami Luka Bakar

Firdaus Anwar - detikHealth
Populer disebut terapi es, namun cryotherapy sebetulnya menggunakan nitrogen cair. (Foto: Getty Images)
Jakarta - Seorang pria berusia 71 tahun mengalami kejadian tidak menyenangkan saat mencoba cryotherapy atau terapi mandi es. Bukannya merasa lebih baik ia malah mengalami luka bakar karena ada malfungsi alat.

Cryotherapy sendiri adalah prosedur di mana seseorang masuk ke ruangan khusus lalu dipapar nitrogen cair bersuhu antara minus 100-140 derajat celsius selama beberapa menit. Dengan cara tersebut cryotherapy diklaim dapat meredakan nyeri otot dan masalah kulit.



Nah pada kasus sang pria alatnya mengalami malfungsi sehingga selang langsung menyiram nitrogen cair ke punggung selama beberapa menit. Akibat suhu dingin yang ekstrem punggung sang pria malah jadi mengalami luka bakar, membengkak kemerahan berisi nanah.

dr Jordan Wang dari Thomas Jefferson University Hospital yang menangani kasus ini menyebut bahwa publik harus tahu bahaya efek samping cryotherapy. Menurutnya manfaat cryotherapy sebetulnya belum terbukti secara ilmiah.

"Dengan semakin banyaknya fasilitas cryotherapy dan betapa mudah seseorang bisa mencobanya, penting untuk menyebarkan kesadaran bahwa prosedur punya efek samping berbahaya," kata dr Jordan seperti dikutip dari Reuters, Kamis (3/1/2019).

"Kebanyakan konsumen tidak tahu tentang bahaya cryotherapy dan kurangnya data yang mendukung manfaat terapi," lanjutnya.

Di dunia medis sendiri cryotherapy biasanya digunakan oleh dokter kulit untuk mengobati kutil atau kanker kulit. Cara penggunan nitrogen cairnya juga hanya pada area tertentu oleh tenaga ahli.

(fds/up)