Sabtu, 05 Jan 2019 07:32 WIB

Jorok! Ternyata Stetoskop Juga Jadi Sarang Bakteri

Ayunda Septiani - detikHealth
Stetoskop menyimpan bakteri Pseudomonas dan Acinetobacter. Foto: iStock Stetoskop menyimpan bakteri Pseudomonas dan Acinetobacter. Foto: iStock
Jakarta - Stetoskop dan jas putih sudah menjadi perlengkapan ikonik bagi para profesional kesehatan. Meskipun stetoskop digunakan untuk mendengarkan jantung, paru-paru, usus, dan bahkan aliran darah, alat tersebut bukanlah perangkat terbersih yang ada di ruang periksa.

Dikutip dari Health Line, sebuah studi baru yang diterbitkan di Infection Control dan Hospital Epidemiologi, menemukan bahwa stetoskop yang digunakan dalam unit perawatan intensif (ICU) memiliki tingkat bakteri yang signifikan. Khususnya, beberapa bakteri tingkat tinggi seperti Staphylococcus aureus yang dapat menyebabkan infeksi serius.

Para peneliti mengambil sampel stetoskop dari ICU di RS University of Pennsylvania. Dari 40 stetoskop yang digunakan, 7 persen terkontaminasi bakteri Staphylococcus dan 14 persen dideteksi adanya bakteri Pseudomonas dan Acinetobacter.



"Penelitian ini menggarisbawahi pentingnya mematuhi prosedur pengendalian infeksi yang ketat, termasuk sepenuhnya mematuhi prosedur dekontaminasi yang direkomendasikan CDC antara pasien dan penggunaan stetoskop," kata dr Ronald Collman, penulis penelitian senior dan profesor kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Parelman Pennsylvania.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat memberikan pedoman dan merekomendasikan stetoskop didisinfeksi dengan desinfektan yang terdaftar di Enviromental Protection Agency (EPA) kecuali barang tersebut terkontaminasi dengan darah.

Sayangnya, praktik sanitasi stetoskop sering kali dilupakan oleh para dokter atau tenaga medis dan seringkali kebersihan dan kontaminasi stetoskop tidak cukup dibahas dalam pedoman dan peraturan kebijakan rumah sakit.

(up/up)
News Feed