Kamis, 10 Jan 2019 09:00 WIB

Dampak Obesitas Ekstrem Ternyata Juga Menyerang Fungsi Organ Dalam

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ilustrasi obesitas ekstrem. Foto: iStock Ilustrasi obesitas ekstrem. Foto: iStock
Jakarta - Terdapat kondisi yang bisa dialami mereka yang obesitas ekstrem seperti kesulitan untuk beraktivitas. Salah satunya yakni tidak bisa duduk bahkan sulit untuk berdiri.

Menurut pakar obesitas dari Light House, dr Grace Judio-Kahl, selain kesulitan beraktivitas, secara anatomis pertumbuhan tulang akan terganggu karena tubuh tidak bisa menopang. Selain itu gangguan serta gangguan kulit.

"Mereka akan terus keringatan. Jadi akan banyak biang keringat, khusunya di lipatan-lipatan seperti bawah dada dan punggung. Juga bakal jamuran di area selangkangan," ujarnya saat ditemui di daerah Jakarta Selatan, Rabu (9/1/2019).


Problem juga akan muncul di organnya, seperti jantung yang akan bekerja dua kali lipat serta paru-paru tidak bisa mengembang dengan baik sehingga menyebabkan gangguan pernapasan. Juga risiko peningkatan penyakit kardiovaskular yang semakin besar.

"Seperti darah tinggi. Bukan karena saking gendutnya lalu kejepit pembuluh darahnya tapi tubuhnya bikin banyak hormon dan protein yang bisa membuat pembuluh darah tidak bisa kembang kempis dengan baik," tambahnya.

dr Grace juga menyampaikan mereka dengan obesitas esktrem akan mengidap diabetes. Sebab, pankreasnya harus mengeluarkan hormon untuk metabolisme makanan. Membuat tubuhnya menolak insulin sehingga kadar gula dalam darahnya tetap tinggi.

"Jadi akan banyak organnya yang tidak bisa berfungsi sebagaimana mestinya. Saat ini mungkin dia akan merasakan masalah di anatominya tapi untuk nantinya, masalahnya akan terjadi di kardiovaskular," pungkasnya.

(kna/up)
News Feed