Efek samping merupakan hal yang tak terhindarkan. Efek yang ditimbulkan bisa fatal dan juga bisa tidak. Tapi kembali lagi, manfaat dari kemoterapi biasanya lebih besar daripada risiko efek samping itu sendiri.
"Efek utama dari kemo itu, dia akan menghentikan pertumbuhan sel secara cepat. Jadi untuk pembelahan sel tersebut terhambat yang akan menghalangi sel kanker," ujar dr Sonar Soni Panigoro, SpB(K)Onk dari RS Kanker Dharmais, saat dihubungi detikHealth, Selasa (09/01/2019).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu adakah hal yang dianjurkan oleh dokter setelah melalui kemoterapi? Jawabannya, tidak ada hal khusus yang dianjurkan. Melakukan aktivitas apa saja diperbolehkan, asalkan perlu hati-hati agar kondisi tidak memburuk lagi.
"Kalau misalkan kerjanya cuman di kantor ya silakan saja, tapi perlu hati-hati tubuh bisa rentan terkena penyakit yang rentan menular, itu akan mudah terkena," ujar dokter yang akrab disapa dr Sonar tersebut.
Ia pun mengingatkan untuk mengenal kondisi fisik diri sendiri. Apabila memang tidak memungkinkan untuk melakukan aktivitas yang berat, maka jangan terlalu dipaksakan.
Baca juga: Usai Kemoterapi, Boleh Olahraga Nggak Sih? |











































