Kamis, 17 Jan 2019 11:00 WIB

Tegang Jelang Nonton Debat Pilpres? Jangan-jangan Kolesterol Tinggi

Nabilla Nufianty Putri - detikHealth
Foto: Shutterstock Foto: Shutterstock
Jakarta - Mungkin banyak orang yang merasa tegang menjelang debat perdana Pilpres 2019. Pasalnya, suasana politik makin memanas dan bisa memengaruhi kehidupan sehari-hari. Misalnya terjadinya konflik antara kelompok pendukung di media sosial maupun di kehidupan sehari-hari, seperti di tempat kerja.

Medical Advisor Kalbe Nutritionals, dr. Ervina Hasti W, menjelaskan rasa tegang muncul karena adanya kecenderungan terancam dalam berkompetisi. Bahkan rasa tegang bisa menimbulkan stres. Pada kondisi terancam, sistem saraf merespons dengan melepaskan hormon stres, antara lain hormon adrenalin dan kortisol.

"Kedua hormon tersebut dapat memunculkan suatu reaksi pada tubuh, antara lain jantung berdebar cepat, otot tubuh menegang, tekanan darah meningkat, dan napas menjadi lebih cepat," jelasnya kepada detikHealth, belum lama ini.


Untuk mencegah rasa tegang saat menyaksikan tayangan Debat Pilpres 2019, dr. Ervina menyarankan agar membuang pikiran negatif yang muncul di kepala.

"Jika terlalu fokus pada sisi negatif dari setiap situasi, kita akan kehabisan energi. Berpikir positif akan membantu tubuh untuk menjaga tingkat energi," katanya.

Walaupun muncul ketika seseorang terancam, rasa tegang juga bisa disebabkan karena terjadi peningkatan kadar LDL (kolesterol jahat) dan penurunan kadar HDL (kolesterol baik). Faktanya, bagi beberapa orang yang sensitif, meningkatnya kolesterol jahat bisa menimbulkan leher tegang atau kaku hingga sakit kepala di bagian belakang.


Jika diabaikan, pembuluh darah atau arteri bisa tertutup sehingga meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung koroner dan serangan jantung. Maka konsumsi nutrisi Plant Stanol Ester (PSE) yang telah teruji dapat membantu menurunkan kadar kolesterol.

Nutrisi ini bisa didapatkan dengan mengonsumsi Nutrive Benecol yang telah teruji klinis dapat bantu menurunkan kolesterol hingga 7-10% dalam 2 hingga 3 minggu. Bahkan bisa membantu mengurangi risiko penyakit jantung koroner.



Saksikan juga video 'Bahaya Kolesterol yang Terlalu Tinggi':

[Gambas:Video 20detik]



Tegang Jelang Nonton Debat Pilpres? Jangan-jangan Kolesterol Tinggi


(prf/up)