Kamis, 17 Jan 2019 18:55 WIB

Hati-hati Lho, Kanker Hati Juga Bisa Karena Hepatitis B

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Hepatitis B. Foto: iStock
Jakarta - Kabar berpulangnya komedian Gebi Ramadhan meyisakan tangis bagi para penggemarnya. Pria yang sempat unjuk gigi lewat film 'Milly & Mamet' ini diketahui memang telah lama berjuang melawankan kanker hati. Gebi mengembuskan napas terakhir pada Selasa (15/1).

Kanker hati termasuk yang tertinggi di Indonesia antara lain karena menjadi bagian perjalanan dari penyakit hepatitis B, hal ini dijelaskan oleh Ketua Umum Yayasan Kanker Indonesia, Prof Dr dr Aru W. Sudoyo, SpPD KHOM, FINASIM, FACP, saat ditemui di bilangan Salemba, Jakarta Pusat.

"Hepatitis B kita agak tinggi. Kalau di luar kan (kanker hati) karena alkohol kalau kita kan nggak minum-minum paling bir pletok. Bir sedikit lah," tuturnya.


Meski berproses dalam kurun waktu yang panjang hingga belasan tahun, kemungkinan hepatitis B menjadi kanker bisa saja terbuka. Ketika hepatitis B menjadi sirosis dan tidak dilakukan penanganan yang serius, hepatitis bisa berkembang menjadi kanker hati.

Kanker hati tidak membedakan antara laki dan perempuan, usia muda juga dapat terkena. Namun untuk angka secara pasti, Prof Aru belum bisa menyebutkannya.

"Memang pada umumnya tidak tercatat karena tidak perlu dibiopsi sudah ketahuan," ungkapnya.

Karena itu, yuk periksakan hepatitis secara teratur. Jangan sampai penyakitmu berkembang menjadi sesuatu yang semakin sulit untuk diatasi. Pasti bisa sembuh!

(ask/up)