Senin, 21 Jan 2019 16:14 WIB

4 Fakta Blue Monday, Hari 'Paling Bikin Stres' Sepanjang Tahun

Firdaus Anwar - detikHealth
Blue monday mulai populer beberapa tahun belakangan ini. (Foto: Getty Images)
Jakarta - Beberapa orang menyebut bahwa hari senin di minggu ketiga bulan Januari sebagai Blue Monday. Istilah Blue Monday diberikan karena hari yang pada tahun 2019 ini jatuh tanggal 21 Januari dianggap paling membuat stres sepanjang tahun.

Hari senin dalam kehidupan sehari-hari memang kadang dianggap sebagai hari yang ruwet membuat stres tingkat tinggi. Studi yang dilakukan peneliti dari Waseda University dan Osaka University bahkan melihat kejadian bunuh diri banyak terjadi Senin pagi.

Lalu apakah fenomena Blue Monday ini benar-benar ada? Simak faktanya berikut seperti dikutip dari BBC pada Senin (21/1/2019):



1. Mulai populer tahun 2014

Istilah Blue Monday pertama kali dipopulerkan oleh seorang psikolog bernama Cliff Arnall pada tahun 2014. Saat itu ia ingin mencari formula ilmiah yang bisa menjelaskan fenomena senin kelabu setelah diminta oleh perusahaan travel.

2. Dikaitkan dengan gaji

Arnall mengkaitkan gaji, motivasi, hutang, hingga cuaca menjadi rumus perhitungan matematika untuk membuktikan tingkat stres pada Blue Monday.

3. Tidak terbukti ilmiah

Dikutip dari BBC, pada akhirnya Blue Monday tidak pernah terbukti secara ilmiah. Psikolog Philip Clarke dari University of Derby mengatakan bahwa bulan Januari saja tidak bisa dibuktikan sebagai bulan yang paling tinggi kasus kesehatan jiwanya.

"Kata kunci yang perlu diingat, Blue Monday tidak terbukti ilmiah," Kata Philip.

4. Untuk promosi

Menurut Philip istilah Blue Monday saat ini hanya dimanfaatkan oleh beberapa perusahaan untuk menjual produknya. (fds/wdw)