Senin, 21 Jan 2019 17:58 WIB

Duh, Aktor Jung Il Woo Kena Cerebral Aneurysm

Rosmha Widiyani - detikHealth
Foto: Instagram/Jung Il Woo Foto: Instagram/Jung Il Woo
Jakarta - Aktor Korea Jung Il Woo baru-baru ini menjelaskan kondisi gangguan pembuluh darah di otak atau cerebral aneurysm yang terdiagnosis pada 2017. Diagnosis yang berawal dari kecelakaan mobil pada 2006 tidak mengakibatkan Jung absen dari keharusan wajib militer. Jung juga masih menjalani kewajiban sebagai pekerja layanan publik yang telah selesai pada 2018.

"Diagnosa cerebral aneurysm adalah hal yang paling mengagetkan sepanjang hidup. Saya tidak menyangka akan mengalami hal sebesar ini dalah kehidupan. Saya seperti membawa bom waktu seumur hidup yang tidak tahu waktu meledaknya," ujar Jung pada konferensi pers drama terbarunya dikutip dari Soompi.

Menurut Jung, dokter tidak bisa memperkirakan akhir dari penyakitnya. Namun cerebral aneurysm telah membantunya memandang hidup menjadi lebih positif dibanding sebelumnya. Jung ingin menikmati seluruh momen dalam hidupnya dengan bekerja keras namun juga nyaman menjadi diri sendiri.



Dikutip dari Web MD, cerebral aneurysm disebut juga brain aneurysm. Kondisi ini terjadi pada spot tertentu pada dinding pembuluh darah yang lemah dalam otak. Cerebral aneurysm mirip seperti balon yang menjadi makin tipis karena terus tertarik. Spot yang terus dialiri darah ini akhirnya bengkak yang bisa menjadi sebesar buah berry.

Pembengkakan biasanya terjadi di percabangan pembuluh darah yang terdapat di dasar otak. Pasien cerebral aneurysm umumnya bisa hidup sehat dan lama tanpa menyadari adanya pembengkakan. Namun, kesehatan pasien terancam bila bengkak sampai pecah yang mengakibatkan terjadinya stroke. Bila ini terjadi, dokter biasanya akan melakukan operasi untuk mengeringkan dan memperbaiki pembuluh darah.

Cerebral aneurysm lebih umum ditemukan pada wanita yang berumur lebih dari 40 tahun. Bagi pasien cerebral aneurysm dokter biasanya menyarankan pola hidup sehat, benturan, infeksi, atau pencegahan terhadap penyakit lain yang berisiko mengakibatkan pecahnya pembengkakan pada pembuluh darah.



(wdw/fds)