Selasa, 22 Jan 2019 09:00 WIB

10 Years Challenge yang Ini Bikin Takut Minum Antibiotik

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Dulu antibiotik lebih efektif membunuh mikroba penyebab penyakit. (Foto: Twitter/drkateflavs) Dulu antibiotik lebih efektif membunuh mikroba penyebab penyakit. (Foto: Twitter/drkateflavs)
Jakarta - Ada banyak versi foto perbandingan dalam 10 years challenge, mulai dari transformasi wajah maupun bentuk tubuh hingga yang lebih serius seperti dampak perubahan iklim. Seorang dokter di Inggris melakukannya sesuai bidang keahliannya, yakni medis.

Dalam sebuah unggahan di Twitter, dokter anestesi di London dr Kate Flavin memajang perbandingan efek antibiotik antara tahun 2009 dengan tahun 2019. Dalam 10 tahun, kekhawatiran para ahli makin terbukti yakni antibiotik semakin tidak manjur akibat pemakaian yang tidak rasional.

"Ini genius dan luar biasa bikin depresi pada saat bersamaan," tulisnya dalam keterangan yang menyertai.

Kedua foto yang berbeda keterangan tahun itu menampilkan sebuah cawan petri yang ditumbuhi biakan mikroba. Di atasnya, masing-masing ditaburi 4 butir antibiotik. Tes ini biasa dilakukan untuk uji efikasi atau kemanjuran suatu obat pembasmi mikroba.

Dalam cawan petri yang diberi keterangan tahun 2009, kerapatan mikroba di area sekitar tablet antibiotik tampak berbeda. Sedangkan di tahun 2019, area tersebut makin sempit dan bahkan tidak terlalu tampak perbedaannya. Ini menunjukkan bahwa antibiotik tersebut makin tidak manjur lagi.

Tidak diketahui pasti jenis antibiotik maupun mikroba yang digunakan.



Penggunaan antibiotik secara tidak rasional dikhawatirkan bakal memicu resistensi mikroba, yakni ketika obat-obat antibiotik tidak lagi manjur membasmi mikroba penyebab penyakit. Dikatakan tidak rasional antara lain bila tidak sesuai pentunjuk dan tidak sesuai peruntukannya.

Salah satu bentuk penggunaan antibiotik yang tidak rasional adalah saat terserang flu. Karena dipicu oleh infeksi virus, flu sebenarnya tidak membutuhkan antibiotik. Flu termasuk self limitting disease, yang akan sembuh dengan sendirinya dalam beberapa hari dengan istirahat yang cukup.

(up/fds)
News Feed