Sabtu, 26 Jan 2019 13:15 WIB

5 Obat Hipertensi Ditarik, BPOM Tepis Kemungkinan Tarik Produk Lain

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Obat hipertensi irbesatan ditarik karena dikhawatirkan tercemar pengotor berisiko kanker. (Foto: iStock) Obat hipertensi irbesatan ditarik karena dikhawatirkan tercemar pengotor berisiko kanker. (Foto: iStock)
Jakarta - Beberapa waktu terakhir, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menarik lima obat hipertensi dari tindak lanjut temuan BPOM Amerika (FDA) terkait zat pengotor N-Nitrosodiethylamine (NDEA) pada bahan baku Ibesartan dari perusahaan farmasi China.

Saat ditemui, Jumat (25/1), di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, Kepala BPOM Penny K Lukito menuturkan bahwa penjelasan mengenai penarikan obat tersebut sudah terpampang di website resmi BPOM.

"Kan sudah jelas di website karena mengandung irbesartan," ungkapnya.



Saat ditanya lebih lanjut, adakah obat lain yang mungkin juga akan ditarik karena masalah yang sama, Penny mengatakan dengan tegas bahwa tidak ada.

"Nggak. Itu saja," tandasnya.

Tercatat, inilah detil mengenai lima obat hipertensi yang baru saja ditarik BPOM:

- Cardiocom Kaptab Salut Selaput 150 dan 300 mg dari PT Combiphar
- Irbesartan Tablet Salut Selaput 150 dan 300 mg dari PT Otto Pharmaceuticals Industries
- Irbesartan Tablet Salut Selaput 150 dan 300 mg dari PT Pertiwi Agung
- Tensira Tablet Salut Selaput 150 dan 300 mg dari PT Pertiwi Agung
- Opisar Tablet Salut Selaput 150 dan 300 mg dari PT Abbott Indonesia

(ask/up)