Selasa, 29 Jan 2019 12:40 WIB

10 Langkah Mulia Bila Ada Teman Curhat di Medsos Ingin Bunuh Diri

Widiya Wiyanti - detikHealth
Jangan dianggap caper kalau ada teman yang curhat ingin bunuh diri. Bantulah dia! Foto: Getty Images
Jakarta - Beberapa hari ini, dunia Twitter diramaikan oleh cuitan seorang mahasiswa yang ingin mengakhiri hidupnya. Tak lama kemudian ia ditemukan bunuh diri karena disebut-sebut mengalami depresi.

Sebelumnya cuitan itu tidak banyak mendapatkan tanggapan. Namun menjadi viral karena banyak yang me-Retweet hingga 2.919 kali dan ada lebih dari 1.300 tanggapan netizen.

"gua gamau terus menerus jadi benalu di lingkungan gua, so kayanya lebih baik gua enyah dari muka bumi ini. bye!" tulisnya dalam akun @af**hia**ru.

Benny Prawira, pendiri Komunitas Into The Light Indonesia mengatakan bahwa sebagai orang terdekat jangan hanya berdiam diri saat mengetahui ada teman yang curhat ingin mengakhiri hidupnya. Apalagi jangan mengira bahwa hal itu hanyalah aksi 'cari perhatian' belaka.

"Jauh lebih baik untuk kita langsung bertindak dan bertanya menunjukkan perhatian kita, daripada bertanya-tanya mencurigai semata. Lebih baik overestimate mengenai kondisi suicidal-nya dan salah, daripada menelan asumsi bahwa dia caper. Karena dengan menelan asumsi bahwa dia caper, kita akan cenderung judgemental dan menganggap remeh tanda peringatannya, lalu mulailah bully-bully itu semua," jelasnya saat dihubungi detikHealth, Selasa (29/1/2019).



Lantas apa yang harus kita lakukan jika menemukan teman curhat seperti itu? Benny pun menjelaskan ada langkah-langkah yang bisa kita lakukan.

"Langsung japri dia, lalu lakukan 10 langkah ini," katanya.

10 langkah tersebut adalah:

- Siapkan diri : pastikan dirimu siap sebelum mendekati orang tersebut dan lakukan pada momen yang tepat.
- Dekati mereka : bertindaklah segera dan dekati mereka. Bila kamu tidak bisa mengubungi orang tersebut, bantulah dia mencari orang lain untuk bicara.
- Tanyakan langsung : tanyakan langsung mengenai pikiran bunuh diri dan hindari pertanyaan yang bersifat menghakimi.
- Berikan ruang untuk didengar: bersikaplah suportif, perhatian, dan dengarkan orang itu dengan perhatian penuh.
- Cari tahu urgensinya : semakin spesifik rencana bunuh diri seseorang, seperti saran, waktu pelaksanaan, atau kebulatan niat, maka semakin tinggi risikonya mencoba bunuh diri.
- Buat mereka aman : orang yang ingin bunuh diri harus ditemani dan tidak boleh bunuh diri.
- Cari bantuan profesional : ajak mereka untuk mendapatkan bantuan dari profesional, seperti psikolog atau psikiater.
- Jangan rahasiakan bunuh diri : tolak semua permintaan untuk merahasiakan, menyimpan, atau tidak memberitahukan pada siapapun tentang pemikiran bunuh diri.
- Jaga diri kamu : memberi dukungan dan bantuan kepada orang yang ingin bunuh diri bisa jadi melelahkan. Maka jaga diri dan kesehatan dengan baik.
- Dalam keadaan darurat : jika orang itu telah melukai dirinya, segera berikan pertolongan pertama dan panggil ambulans.




(wdw/up)