Jumat, 01 Feb 2019 12:07 WIB

Cerita Viral Pria Ubah Alat Tidurnya Jadi 'Alien' Seperti di Film

Firdaus Anwar - detikHealth
Jared Gray memakai CPAP mirip alien. Foto: jaredisgray.com Jared Gray memakai CPAP mirip alien. Foto: jaredisgray.com
Jakarta - Untuk bisa tidur nyenyak, orang-orang dengan kondisi apnea tidur biasa menggunakan alat bernama continuous positive airway pressure (CPAP). Nah belakangan seorang pria bernama Jared Gray viral karena mengubah CPAP-nya menjadi seperti facehugger, mahluk di film alien.

Jared mengaku awalnya merasa tersiksa saat harus memakai CPAP karena terasa tidak nyaman. Sebagai seorang pecinta cerita fiksi ia pun lalu mencari cara agar CPAP bisa jadi menyenangkan lalu terpikirkan alien facehugger.

Dalam cerita facehugger menyerang dengan merekatkan dirinya ke wajah lalu memasukkan embrio alien lewat mulut. Jared menganggap hal itu mirip seperti CPAP yang memaksa agar aliran udara bisa masuk ke saluran pernapasan sepanjang tidur.

Bentuk CPAP milik Jared Gray.Bentuk CPAP milik Jared Gray. Foto: jaredisgray.com




"Serius, alat ini sangat tidak nyaman dan menimbulkan gangguan bersamaan dengan fungsinya untuk mencegah. Jadi saya berpikir kenapa sekalian tidak dibuat menyenangkan saja sementara benda ini masuk mengganggu hidup," kata Jared dalam blognya.

Butuk waktu seminggu untuk Jared memasang masker CPAP ke mainan replika facehugger. Foto-foto yang ia unggah lalu viral di mana warganet berkomentar ada yang merasa ketakutan, jijik, hingga kagum.

"Saya senang dengan masker ini sebagai prototipe, tapi mungkin masih butuh perbaikan sebelum saya membuatkannya untuk orang lain. Selain mungkin jadi semakin tambah nyaman untuk tidur menyamping, rasanya seperti memakai masker CPAP normal," ungkap Jared.

Apnea tidur sendiri adalah kondisi gangguan tidur serius di mana aliran udara bisa berhenti mendadak saat tidur. Penyebabnya bisa karena gangguan saraf otonom atau bila ada sumbatan di jalan napas.

CPAP bekerja dengan meniupkan oksigen ke dalam hidung saja atau ke dalam hidung dan mulut. Udara bertekanan positif ini akan mencegah tenggorokan menutup dan meredakan gejala-gejala yang muncul akibat sleep apnea.

(fds/up)