Rabu, 13 Feb 2019 10:37 WIB

Raisa Melahirkan Lewat Caesar, Ini yang Perlu Diperhatikan Biar Cepat Pulih

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Raisa Andriana. Foto: Instagram/@raisa6690, @hamisdw Raisa Andriana. Foto: Instagram/@raisa6690, @hamisdw
Jakarta - Raisa Andriana disebut telah melahirkan di sebuah rumah sakit di Jakarta Selatan pada Selasa (12/2) dini hari. Disebutkan buah hati pertamanya dengan Hamish Daud ini berjenis kelamin perempuan dan dilahirkan melalui operasi caesar.

"Benar ada di sini (Raisa). Melahirkannya secara caesar pukul 02.00 WIB Selasa dini hari," kata salah satu petugas rumah sakit tersebut kepada detikHOT, Rabu (13/2/2019).

Proses melahirkan bisa dilakukan secara normal atau dengan metode caesar (C-section). Metode caesar dilakukan dengan membuka bagian bawah perut menuju rahim untuk mengeluarkan sang bayi karena ada kondisi medis tertentu di mana sang bayi tak bisa dilahirkan secara normal melalui liang vagina ibu.


Dikutip dari The New Times, Dr Rachna Pande, spesial pengobatan internal menyebutkan penyembuhan bagi ibu yang melakukan metode ini bisa selama dua hingga tiga bulan dan sangat perlu berhati-hati. Lalu, apa saja yang perlu dihindari usai melahirkan dengan metode caesar?

Dr Pande mengatakan untuk menghindari mandi hingga diperbolehkan oleh dokter, sekitar 24 jam atau lebih usai persalinan tergantung dari kondisi luka. Saat mandi, sangat disarankan menggunakan air hangat dan tidak melewati lukanya.

Untuk penggunaan sabun, Dr Pande mengingatkan untuk tidak digunakan terlebih dahulu untuk beberapa hari. Akan tetapi jika dibutuhkan, gunakan sabun yang lembut dan tidak digosokkan di area luka caesar. Jika ingin membersihkan luka, bersihkan secara perlahan.

"Penting untuk menghindari aktivitas apapun yang akan meregangkan otot perut yang baru saja terpotong, karena bisa mengganggu proses penyembuhan luka, dan bisa jadi faktor risiko incisional hernia nanti, misalnya seperti membungkuk atau mengangkat beban berat. Hindari juga berhubungan intim selama beberapa hari agar tidak berisiko infeksi," lanjutnya.


Kemudian, yang harus dilakukan para ibu yang baru saja melakukan persalinan caesar, adalah mengonsumsi makan-makanan bernutrisi yang seimbang. Karena dibutuhkan fisik yang kuat dan bugar untuk ibu dan juga untuk menyusui sang bayi.

Zat besi dan kalsium sangat dibutuhkan untuk menghindari risiko anemia kronis dan penurunan penguatan tulang. Perbanyak makan sayuran dan buah segar, gandum, kacang-kacangan, susu dan dan produk susu, telur dan ikan.

Berjalan kaki tiap hari juga bisa membantu mencegah penggumpalan darah dan konstipasi. Para ibu juga disarankan untuk menahan perut di sekitar luka saat butuh batuk atau tertawa untuk mencegah luka jahitan kembali terbuka.

"Usai caesar, seorang ibu memerlukan istirahat yang cukup untuk memfasilitasi penyembuhan luka dan juga tetap kuat untuk merawat sang bayi. Letakkan barang-barang penting dalam jarak dekat, tidur saat bayi tidur dan jika mungkin, minta bantuan dari teman atau kerabat untuk melakukan beberapa kegiatan rumah atau dalam merawat bayi," pungkas Dr Pande.



Tonton video: Melihat Proses Melahirkan dengan Operasi Caesar

[Gambas:Video 20detik]



Raisa Melahirkan Lewat Caesar, Ini yang Perlu Diperhatikan Biar Cepat Pulih
(frp/up)
News Feed