Kamis, 14 Feb 2019 18:54 WIB

Viral Wanita Makan Sabun, Bisakah Sebabkan Kematian?

Widiya Wiyanti - detikHealth
Zat kimia yang bersifat asam sangat mudah merusak sistem pencernaan. (Foto: iStock) Zat kimia yang bersifat asam sangat mudah merusak sistem pencernaan. (Foto: iStock)
Jakarta - Ada-ada saja perilaku tak biasa seorang wanita yang videonya viral di media sosial. Wanita tersebut mengonsumsi sabun, ia menjilatinya dengan sungguh nikmat.

Sabun pastinya mengandung zat kimia berbahaya yang tidak seharusnya dikonsumsi. Apakah dengan mengonsumsi sabun bisa menyebabkan seseorang meninggal dunia?

Dokter spesialis penyakit dalam konsultan endokrin metabolik dan diabetes dari Eka Hospital, dr. Indra Wijaya, SpPD-KEMD, M.Kes, FINASIM menegaskan bahwa jarang terjadi kasus seseorang meninggal karena mengonsumsi sabun.

"Kita lihat apakah komponen kimia yang masuk korosif atau tidak, kemudian bagaimana kondisi lambung orang tersebut apa bisa beradaptasi atau tidak," ujarnya kepada detikHealth saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (14/2/2019).



dr Indra mengatakan bahwa sabun bersifat basa dan tidak korosif atau tidak memiliki kemampuan merusak saluran pencernaan dengan cepat. Namun jika terlalu banyak, bisa menyebabkan terganggunya fungsi lambung yang bersifat sangat asam.

[Gambas:Video 20detik]


"Yang bahaya bagi pencernaan itu asam, sub iritan yang kimia sifatnya basa jarang banget menyebabkan kematian. Beda dengan zat kimia yang pH-nya asam, sering menyebabkan kematian," imbuhnya.

Sesuatu zat kimia yang sifatnya asam seperti aki yang bersifat korosif sangat mudah merusak saluran pencernaan. Bukan hanya menyebabkan iritasi, namun juga bisa menyebabkan perdarahan hingga usus bolong.

"Korosif ini gampang sekali merusak dan melukai. Kalau air aki bisa perdarahan, muntah darah, berak darah, dan usus bolong, dan sebagainya," tandas dr Indra.

(wdw/up)
News Feed