Jumat, 15 Feb 2019 08:45 WIB

Caleg Stres Berisiko Serangan Jantung, Apalagi Punya Faktor Risiko Ini

Widiya Wiyanti - detikHealth
Caleg juga rentan kena serangan jantung. Foto: iStock Caleg juga rentan kena serangan jantung. Foto: iStock
Jakarta - Calon legislatif (caleg) rentan sekali mengalami stres karena tekanan kampanye yang cukup besar, salah satunya dalam hal keuangan. Bahkan ada seorang caleg yang bunuh diri karena masalah itu.

Karena stres, caleg juga berisiko untuk terkena kelainan jantung. Apalagi orang yang sudah memilikinya bisa berisiko terkena serangan jantung. Tapi, kalau caleg juga memiliki beberapa faktor risiko selain stres, kemungkinan kelainan jantung mengintai pun akan semakin besar.

"Apalagi punya faktor risiko, dia punya faktor yang mempermudah terjadinya kelainan jantung koroner, misalnya merokok, darah tinggi, kencing manis, kegemukan, kolesterol, dan stres tadi," ujar dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, Dr dr Muhammad Yamin, SpJP(K), FACC, FSCAI kepada detikHealth saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (14/2/2019).


Meskipun faktor risiko setiap orang berbeda-beda, namun jika memiliki lebih dari satu faktor risiko akan mempermudah risiko kelainan jantung meningkat.

"Satu faktor saja jarang, yang mempermudah kalau lebih dari satu faktor, sudah stres dia merokok juga," tambah dr Yamin.

dr Yamin menjelaskan bahwa saat mengalami stres, hormon adrenalin di tubuh akan meningkat sehingga mengaktifkan saraf simpatis yang dapat menyebabkan terjadinya penyempitan nadi. Maka terjadilah serangan jantung.




Simak juga video 'Caleg Gerindra Gantung Diri, Sandi Janjikan Kesehatan Jiwa Masyarakat':

[Gambas:Video 20detik]

(wdw/up)
News Feed