Serangan 'Listrik' Jantung, Pemicu Kematian Mendadak Saat Olahraga

ADVERTISEMENT

Serangan 'Listrik' Jantung, Pemicu Kematian Mendadak Saat Olahraga

Widiya Wiyanti - detikHealth
Jumat, 15 Feb 2019 14:57 WIB
Biasanya mati mendadak pada atlet usia muda disebabkan karena serangan 'listrik' jantung. Foto: Thinkstock
Jakarta - Tidak jarang kita mendengar atlet meninggal saat olahraga, biasanya terjadi pada olahraga berat, seperti sepak bola. Kita pun mengira bahwa yang terjadi pada atlet itu adalah serangan jantung, benarkah?

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, Dr dr Muhammad Yamin, SpJP(K), FACC, FSCAI mengatakan bahwa bukan serangan jantung penyebabnya, melainkan serangan listrik jantung.

"Kalau orang meninggal mendadak dipicu exercise usianya 35, jangan dibilang serangan jantung, belum tentu, hampir pasti bukan. Biasanya kelainan listrik," ujarnya kepada detikHealth saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, baru-baru ini.



Lantas, apa bedanya serangan jantung dan serngan listrik jantung? dr Yamin menjelaskan bahwa serangan jantung adalah pecahnya plak atau sumbatan lemak di dalam pembuluh darah koroner di jantung yang biasanya sudah ada kelainan jantung sebelumnya. Salah satu pemicunya adalah olahraga.

Sedangkan serangan listrik jantung adalah suatu kelainan genetik pada kanal ion jantung yang terjadi konslet pada bilik jantung. Biasanya berakhir dengan henti jantung yang menyebabkan kematian mendadak.

"Padahal kita bisa menduga itu serangan jantung atau serangan listrik itu dari umur," tutur dr Yamin.

"Kalau di bawah 40 tahun kemungkinan besar pemicu olahraga itu karena kelaianan listrik. Kalau di atas 40 tahun nah baru kita menduga karena serangan jantung, serangan jantung itu banyak di atas 40," jelasnya.

(wdw/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT