Sabtu, 16 Feb 2019 15:23 WIB

Kuat Bukan Jaminan, Cuma Sperma Paling 'Gercep' yang Bisa Buahi Sel Telur

Widiya Wiyanti - detikHealth
Bukan cuma kuat, tapi sperma juga harus gercep. Foto: ilustrasi/thinkstock Bukan cuma kuat, tapi sperma juga harus 'gercep'. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Sudah sejak lama kita tahu bahwa sperma 'perenang kuat' yang akan menang hingga menghasilkan pembuahan. Namun baru-baru ini, sebuah penelitian menunjukkan bahwa sperma kuat saja tidaklah cukup. Sperma juga harus 'gercep' alias gerak cepat.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Science Advances ini menggunakan model skala kecil dan simulasi komputer untuk menyelidiki pergerakan sperma.

Dengan satu ejakulasi, 100 juta sperma dapat berenang di saluran reproduksi wanita, tetapi ada hambatan pada rute dari leher rahim ke sel telur yang dikenal sebagai 'striktur'. Hambatan ini dapat mengubah aliran lendir dan memengaruhi cara sperma berenang melawan arus.


Para peneliti dari Cornell University menemukan bukan sperma yang kuat, namun sperma yang tercepat lah yang memimpin kelompok itu. Sperma yang kuat tapi tidak cepat akan macet di hambatan striktur.

"Akumulasi di bawah striktur terjadi secara hierarki sehingga konsentrasi sperma yang padat dengan kecepatan yang lebih tinggi tetap lebih dekat dengan striktur, dengan susunan yang tersebar lebih jarang dari sperma berkecepatan rendah yang tertinggal," tulis peneliti dikutip dari New York Post.

Hal ini pun dikonfirmasi oleh John Amory, seorang profesor dan ahli kesuburan di University of Washington. Ia mengungkapkan bahwa ciri-ciri sperma yang disukai tubuh wanita dan selalu menang itu adalah yang tercepat.

(wdw/up)
News Feed