Selasa, 19 Feb 2019 09:54 WIB

Banyak Orang Pintar Ikut Termakan Hoaks, Ternyata Ini Alasannya

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Orang yang berpendidikan lebih kreatif dalam menemukan pembenaran. (Foto: iStock) Orang yang berpendidikan lebih kreatif dalam menemukan pembenaran. (Foto: iStock)
Jakarta - Secara logika, orang-orang yang memiliki pendidikan tinggi dan pintar seharusnya bisa lebih terhindar dari pesan hoaks atau informasi yang berisikan kebohongan. Tapi, kok ada saja ya orang yang pintar namun masih termakan oleh hoaks?

Dr Roby Muhamad, Ilmuan Sosial dari Universitas Indonesia, dalam acara 'The Science Behind Hoax' menuturkan bisa jadi hal ini dikarenakan orang yang berpendidikan lebih kreatif dalam mencari justifikasi atau pembenaran dari sebuah kesimpulan yang ditawarkan. Orang dengan pendidikan tinggi cenderung lebih percaya diri dengan apa yang ia yakini.

"Bukan mereka tidak melihat datanya, mereka melihat data itu muncul dan ada ketidakpercayaan," ujar Dr Roby.

"Orang itu pada dasarnya ingin rasional, tapi pada kenyataannya tidak ada satu orang pun yang melakukannya secara sempurna. Ketika kita memilih itu, itu tidak semata-semata sesuai pilihan yang rasional."



Apalagi, dalam kehidupan kita selalu dihadapkan dengan berbagai pilihan, misalnya dalam mencari pilihan hidup, memilih merk pasta gigi yang akan kamu beli, dan sampai ke urusan presiden yang kamu dukung. Akan tetapi berpikir pun butuh energi, karena itu otak cenderung mengandalkan panduan dari sejumlah hal.

"Lalu apa guidance-nya? Motivasi, keinginan, ketakutan, harapan dia apa, seperti itu. Maka dari itu isu yang membangkitkan ketakutan dan harapan itu laku sekali di jaman politik ini. Orang melakukan itu sesuai apa yang dipercayai dan apa yang terbaik baginya."

(ask/up)
News Feed