Selasa, 19 Feb 2019 20:16 WIB

Bercanda Tarik Kursi sampai Cedera Tulang Ekor, Sesakit Inikah Rasanya?

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Menarik kursi bukan candaan yang pantas karena berisiko timbulkan cedera tulang ekor. (Foto: iStock)
Topik Hangat Bercanda Tarik Kursi
Jakarta - Mulai sekarang, jangan lagi melakukan bercandaan tarik kursi jika tidak mau dampaknya seperti yang dialami oleh seorang siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) asal Brebes, Jawa Tengah, yang kini menjalani rawat jalan karena cedera tulang ekor.

Dijelaskan oleh Dr dr Wawan Mulyawan, SpBS, SpKP, dari Lamina Pain and Spine Center, RS Meilia Cibubur, dalam temu media, Selasa (19/2/2019), cedera tulang ekor bisa menyebabkan rasa sakit yang teramat sangat.



"Di situ enggak ada saraf yang ke kaki, sarafnya lokal situ, jadi nyerinya di situ dan bisa lama, berbulan-bulan atau bertahun-tahun," jelas dokter yang akrab disapa dr Wawan tersebut.

Gejala yang nampak ketika mengalami cedera tulang ekor antara lain bisa mengalami memar atau bengkak pada area tulang ekor atau punggung bagian bawah, nyeri pada bokong yang menyebar hingga ke paha dan kaki, terasa sakit pada saat BAB, mengangkat barang, membungkuk, atau saat berhubungan seks.

Ketika tulang ekor mengalami patah, dokter akan melakukan tindakan untuk mengoreksi tulang ekor tersebut guna mengembalikan fungsinya dengan maksimal. Tulang ekor berguna seseorang untuk menjaga posisi duduk, karena itu pasti akan terasa nyeri ketika seseorang mengalami tulang ekor retak atau bahkan patah.

(ask/up)
Topik Hangat Bercanda Tarik Kursi