Senin, 25 Feb 2019 18:31 WIB

Incest dan Zoofilia, Kelainan Seks atau Bukan? Ini Kata Ahli Seksologi

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi zoofilia, seseorang yang tertarik hanya dengan binatang. Foto: iStock Ilustrasi zoofilia, seseorang yang tertarik hanya dengan binatang. Foto: iStock
Jakarta - Pelaku incest yang menyetubuhi anak kandung serta adik perempuannya telah diamankan polisi Lampung, mereka adalah pria berinisial M (45) dan dua orang anaknya berinisial SA (23) dan YF (15). Bahkan YF mengaku juga pernah menyetubuhi kambing dan sapi.

Pakar seksologi dari RS Siloam Kebon Jeruk, dr Heru Oentoeng, SpAnd mengatakan bahwa incest bukan merupakan kelainan seksual.

"Kalau dari sisi seksologi, nggak ada kaitannya dengan gairah seksual, tapi kalau dari sisi pidana hukum, ini benar-benar salah," ujarnya kepada detikHealth, Senin (25/2/2019).



dr Heru pun menegaskan bahwa yang disebut incest hanya jika dilakukan pada anak kandung atau saudara kandung. Lantas, bagaimana dengan perilaku YF yang pernah menyetubuhi binatang? Apakah termasuk kelainan seksual?

"Kalau ada orang yang nggak bisa berhubungan dengan orang, memilih binatang untuk kepuasannya, cuma bisa sama binatang saja, baru itu dibilang ada kelaianan. Kalau ini kan nggak, dia juga bisa berhubungan sama wanita kan?" jelas dr Heru.

Jika seseorang yang hanya bisa dan hanya mau berhubungan dengan binatang bisa disebut kelainan zoofilia, ketertarikan seksual manusia terhadap hewan yang bukan manusia, yang mungkin melibatkan pengalaman fantasi seksual tentang hewan atau mengejar kontak seksual nyata dengannya (bestiality).

(wdw/up)
News Feed
Breaking News
×
Sidang Sengketa Pilpres 2019
Sidang Sengketa Pilpres 2019 Selengkapnya