Selasa, 26 Feb 2019 09:53 WIB

Tiga Video Game Dikembangkan untuk Melawan Stigma Kesehatan Jiwa

Firdaus Anwar - detikHealth
Peneliti mengembangkan game yang membuat pemainnya bisa berempati dengan masalah kesehatan jiwa. (Foto: BBC) Peneliti mengembangkan game yang membuat pemainnya bisa berempati dengan masalah kesehatan jiwa. (Foto: BBC)
Jakarta - Kapan terakhir kamu bertemu psikolog atau psikiater untuk berkonsultasi tentang stres? Beberapa dari kita mungkin tidak pernah sama sekali berkonsultasi, hal yang menurut ahli bisa karena tekanan stigma tentang kondisi kesehatan jiwa di masyarakat.

Berkaitan dengan hal tersebut peneliti dan pengembang game di Cardiff University bekerja sama membuat video game yang bisa dipakai untuk melawan stigma kesehatan jiwa. Pasien Munzir Quraishy (24) membantu dalam pengembangan game dengan memberikan pengalaman pribadinya melawan obsessive-compulsive disorder (OCD), depresi, dan gangguan makan.



"Game ini membantu orang-orang berempati dan mengerti apa yang dialami oleh orang-orang dengan kondisi kesehatan jiwa," ungkap Munzir seperti dikutip dari BBC, Senin (25/2/2019).

Tiga game yang diberi judul "Picturesque", "The Interview", dan "Get Help" menghabiskan waktu 48 jam didesain. Dalam salah satu game pemain akan ditunjukkan bahwa OCD bukan hanya sekedar ingin bersih, namun "seperti bisikan intrusif dalam pikiran dan dorongan untuk meredakannya," seperti kata Munzir.

Tim yang dikenal dengan nama Jammind ingin game mereka membingkai kondisi kesehatan jiwa dalam cahaya positif namun tetap menyenangkan dan edukasional.

"Semakin sering kita melihat kesehatan jiwa direpresentasikan di media dan di video game, percakapan tentang ini akan jadi semakin mudah," kata Simon Jones dari yayasan Mind Cymru.

(fds/up)
News Feed