Rabu, 27 Feb 2019 19:28 WIB

Kalau Pakai Cotton Bud Berbahaya, Bagaimana Cara Aman Bersihkan Telinga?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Cotton bud. Foto: thinkstock Cotton bud. Foto: thinkstock
Jakarta - Serumen atau kotoran telinga diproduksi dari kelenjar dan epitel kulit yang terlepas dan bercampur dengan partikel debu. Biasanya, ketika kotoran telinga menumpuk, sebagian besar dari kita membersihkannya dengan cotton bud.

Spesialis THT dari RS Pondok Indah, dr Hably Warganegara, SpTHT-KL mengatakan, pada dasarnya kotoran telinga bisa keluar sendiri karena gerak rahang seperti mengunyah atau menelan.

"Kita punya self mechanism, jadi kotoran telinga bisa keluar sendiri. Fungsi kotoran telinga sebenarnya untuk proteksi dari infeksi, kuman dan sebagianya," tuturnya saat dijumpai detikHealth di daerah Jakarta Pusat, Rabu (27/2/2019).


dr Hably mengatakan, kotoran tersebut hanya ada di 1/3 telinga luar. Jadi, jika tidak berhati-hati maka kotorannya bisa masuk jauh ke dalam telinga. Tapi bukan berarti nggak boleh dibersihkan.

"Kalau kotorannya normal dan gatel nggak papa (dibersihkan). Bersihinnya juga jangan berkali-kali, karena kulit daun telinga itu tipis jadi akan kelupas kulitnya," tambahnya.

Karena kotoran telinga hanya ada di bagian luar telinga, jadi membersihkannya hanya boleh di sekitar area tersebut. Jangan sampai terlalu jauh membersihkan yang dapat melukai telinga.

"Jadi kalau pakai cotton bud terus batangnya nggak terlihat berarti sudah berlebihan. Biasanya sugesti orang harus bersihin telinga sampai masuk ke dalam," pungkasnya.

(kna/up)