Kamis, 28 Feb 2019 23:29 WIB

Mimpi Seram di Malam Jumat Tak Selalu Mistis, Bisa Jadi Gejala Penyakit

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Mimpi buruk di malam Jumat bisa menandakan masalah kesehatan (Foto: thinkstock) Mimpi buruk di malam Jumat bisa menandakan masalah kesehatan (Foto: thinkstock)
Jakarta - Malam Jumat selalu dianggap malam keramat, sehingga apapun yang menyeramkan selalu dikaitkan dengan mistik. Mungkin saja benar, tetapi kadang-kadang ada penjelasan lain di balik hal-hal gaib.

Salah satunya adalah mimpi seram atau nightmare. Walau disebut hanya 'bunga tidur', mimpi yang bisa bikin tubuh basah kuyup oleh keringat dingin seperti itu kerap dikaitkan dengan hal-hal supranatural.

Walaupun mungkin memang benar ada unsur mistis, sejumlah penelitian ilmiah telah berusaha mempelajari alam bawah sadar. Mimpi, termasuk mimpi buruk, bisa juga dilatarbelakangi oleh kondisi kesehatan tertentu.

Dirangkum dari The Health Site dan berbagai sumber, berikut ini beberapa di antaranya.



1. Penyakit jantung
Sebuah penelitian pada 2003 mengungkap bahwa mimpi buruk cukup sering ditemukan pada pasien dengan ketidakteraturan denyut jantung dan nyeri dada. Penelitian yang sama juga menyebut bahwa nyeri dada dan gangguan irama jatung lebih banyak ditemukan pada perempuan usia 40-64 tahun yang sering mimpi buruk dan gangguan tidur.

2. Parkinson
Seseorang yang mengalami mimpi buruk disertai ngelindur atau mengigau punya risiko lebih tinggi untuk mengalami gangguan saraf degeneratif seperti penyakit parkinson. Para ahli mengaitkannya dengan gangguan pada batang otak bagian tengah yang biasanya memicu paralisis pada fase REM (Rapid Eye Movement). Ngelindur saat mimpi buruk menunjukkan bagian tersebut tidak bekerja sebagaimana seharusnya.



3. Stres
Pada kondisi Post Traumatif Stress Disorder (PTSD), seseorang bisa mengalami ruminasi dan katastrofisasi. Pada ruminasi, seseorang akan terus terpikirkan oleh pengalaman buruk. Sedangkan pada katastrofisasi, mereka bahkan terpikirkan sesuatu yang lebih buruk akan terjadi. Ini akan meningkatkan risiko mimpi buruk.

4. Sleep apnea
Henti napas saat tidur atau obstructive sleep apnea (OSA) menyebabkan suplai oksigen ke otak terhambat. Mimpi tenggelam atau dicekik monster bisa jadi mewakili kondisi sesungguhnya, yakni kekurangan oksigen di otak karena sleep apnea. Ngorok termasuk salah satu gejalanya.

(up/up)