Selasa, 05 Mar 2019 15:26 WIB

Meninggal di Usia 52 Tahun, Luke Perry Terlalu Muda untuk Kena Stroke?

Widiya Wiyanti - detikHealth
Luke Perry meninggal karena stroke di usia 52 tahun. Foto: Luke Perry (Photo by Mike Coppola/Getty Images for Entertainment Weekly) Luke Perry meninggal karena stroke di usia 52 tahun. Foto: Luke Perry (Photo by Mike Coppola/Getty Images for Entertainment Weekly)
Jakarta - Pemeran tokoh karakter Dylan McKay dalam serial 'Beverly Hills 90210', Luke Perry meninggal dunia pada Senin (4/3) lalu karena serangan stroke yang terjadi pekan lalu. Ia meninggal saat usianya menginjak 52 tahun.

Banyak yang menyebut pada usia 52 tahun risiko stroke tidak terlalu besar. Namun faktanya, menurut dokter di Lenox Hill Hospital di New York City, dr Salman Azhar, risiko lebih besar akibat pembengkakan otak setelah stroke lebih besar pada usia dewasa tua, yaitu usia 40-60 tahun.

"Waktu segera setelah stroke adalah yang paling mematikan bagi seseorang yang masih muda. Sering kali tidak ada ruang di otak untuk terjadinya pembengkakan. Hal itu dengan sendirinya dapat membuat stroke ini lebih fatal," ujarnya dikutip dari USA Today.



dr Azhar mengatakan bahwa pasien lebih muda dan setengah baya dapat mengalami tekanan yang lebih besar akibat pembengkakan setelah stroke karena otak menyusut seiring bertambahnya usia. Orang dewasa tua sering memiliki lebih sedikit ruang yang tersedia untuk mengurangi tekanan.

"Pembengkakan terjadi setelah setiap stroke. Itu mengarah pada pergeseran kompartemen otak, yang mengarah ke lebih banyak kerusakan otak dan akhirnya kematian," jelasnya.



Meninggal di Usia 52 Tahun, Luke Perry Terlalu Muda untuk Kena Stroke?
(wdw/up)