Rabu, 13 Mar 2019 18:53 WIB

Italia Wajibkan Vaksin, Tak Boleh Sekolah kalau Belum Imunisasi

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ilustrasi vaksin. Foto: iStock Ilustrasi vaksin. Foto: iStock
Jakarta - Italia baru-baru ini menerapkan peraturan baru terkait vaksinasi anak. Mereka yang bersekolah dilarang masuk jika ketahuan belum divaksinasi, dan orang tuanya bisa didenda hingga 500 euro atau setara dengan 8 juta rupiah jika tak melakukan vaksinasi hingga 10 Maret lalu.

Peraturan yang dinamakan Hukum Lorenzin ini, anak-anak harus mendapatkan serangkaian imunisasi wajib sebelum masuk sekolah, seperti vaksin cacar air, polio, campak, gondok dan rubela. Anak-anak di bawah usia enam tahun juga bisa ditolak oleh PAUD dan TK jika tak bisa melampirkan bukti vaksinasi.


Dilansir BBC, peraturan ini ditegakkan setelah kemunculan kasus-kasus campak yang meningkat. Hal ini juga merebakkan debat di antara masyarakat Italia, namun pihak berwajib mengklaim sejak peraturan ini diberlakukan, angka vaksinasi terus meningkat.

"Peraturan ini dibuat untuk meningkatkan angka vaksinasi Italia yang masih berada di bawah 80 persen hingga mencapai target yang ditetapkan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), yakni 95 persen," tulis situs tersebut.

Gerakan anti-vaksin semakin berkembang secara global dalam beberapa tahun terakhir, termasuk di Italia. Pada tahun 2017 lalu, Italia mengalami kenaikan wabah campak yang signifikan, yaitu mencapai angka 5.004 kasus, di mana tahun 2016 hanya mencapai angka 870 kasus.

(frp/up)
News Feed