Senin, 18 Mar 2019 12:40 WIB

Hal-hal yang Perlu Diketahui Saat Menyusui di Atas Usia 40 Seperti Nur Asia

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Ilustrasi menyusui (Foto: iStock) Ilustrasi menyusui (Foto: iStock)
Jakarta - Nur Asia, istri calon wakil presiden (Cawapres) Sandiaga Uno melahirkan anak bungsunya pada usia 42 tahun dan sempat alami ASI (air susu ibu) tidak lancar. Hal ini diceritakan oleh Sandi pada debat cawapres pada Minggu (17/3) malam.

Banyak yang menyebut bahwa semakin tua usia wanita, semakin besar tantangannya untuk memiliki anak. Walau usia wanita tidak berpengaruh pada kualitas produksi ASI, ada beberapa hal yang patut diketahui saat memiliki anak di atas usia 40 tahun seperti Nur Asia:



1. Pertimbangan soal tidur

Umumnya wanita yang berusia 20-an akan memiliki energi lebih untuk begadang menyusui ketimbang yang berusia 40-an. Wanita berusia 40 tahun ke atas memiliki metabolisme yang lambat dan bisa merasa tidak fit setelah beberapa kali begadang.

Istirahat jadi bagian penting untuk memproduksi suplai ASI, oleh karena itu coba siasati dengan ikut tidur saat sang bayi tidur di siang hari. Tak bisa memejamkan mata? istirahatkan melalui yoga, latihan pernapasan, atau bubble bath, lalu kurangi asupan kafein dan jangan tidur dengan perut kenyang.

2. Kebutuhan nutrisi

Pola makan kaya nutrisi sangat penting untuk menjaga produksi ASI yang cukup. Perhatikan vitamin dan nutrisi yang kamu makan, dan tambahkan 400-500 kalori lebih banyak dari asupan makanmu saat sebelum hamil, menurut Wisconsin Women's Health Foundation.

Tak usah takut tubuh akan gemuk atau membuat pinggul semakin lebar, menyusui juga bisa membantumu membuang kalori yang berlebih. Sehingga lemak-lemak menumpuk akibat hamil juga bisa hilang, meski tidak semudah saat berusia 20-an.



3. Perimenopause

Bukan tidak mungkin untuk mengalami menopause tepat setelah melahirkan. Gejala perimenopausal bisa dimulai kapan saja, dari beberapa bulan hingga 10 tahun sebelum menopause.

Gejala yang muncul seperti rasa nyeri di payudara dan puting, mudah marah dan mudah lelah. Jika gejala ini mengganggu untuk bisa menyusui secara nyaman, konsultasikan dengan dokter.

4. 'Schedule shock'

Berusia 40-tahun berarti gaya hidup sudah terpatri dan perubahan mendadak dengan datangnya sang bayi bisa menimbulkan 'schedule shock'. Sang bayi kini mengendalikan seluruh jadwal harianmu dan bisa sangat sulit untuk membuat penyesuaian dramatis. Kamu bisa menyiasati dengan berkumpul bersama kelompok pendukung menyusui yang berusia sama untuk membagikan pengalaman.

(frp/up)