Jumat, 22 Mar 2019 09:00 WIB

80 Persen Otak Manusia Adalah Air, Ini Efeknya Kalau Kurang Minum

Rosmha Widiyani - detikHealth
Ilustrasi minum air. Foto: Istimewa Ilustrasi minum air. Foto: Istimewa
Jakarta - Kurang minum air putih ternyata tak hanya mempengaruhi kerja ginjal. Minimnya kecukupan air berisiko menurunkan fokus, konsentrasi, dan memori otak. Kekurangan yang terjadi terus menerus bisa mengakibatkan gangguan fungsi otak.

"Hampir 80 persen otak manusia tersusun atas air. Jika kebutuhan air tidak tercukupi bisa saja mempengaruhi kerja otak, misal konsentrasi terganggu dan sulit fokus. Hal ini menjadi pengingat pentingnya kecukupan air," kata Ketua Indonesia Hydration Working Group (IHWG) Diana Sunardi.


Hasil riset The Indonesian Hydration Regional Study (THIRST) menyatakan, kekurangan kebutuhan air putih sebanyak 2 persen bisa menurunkan fungsi otak. Risiko ini sebetulnya bisa diatasi dengan konsumsi air putih tiap jam tanpa menunggu haus, demi menjaga fokus dan konsentrasi.

Menurut Diana sebetulnya tidak sulit memenuhi kecukupan air putih sebanyak 8 gelas per hari atau setara 2 liter. Konsumsi air putih bisa dimulai saat bangun tidur sebelum beraktivitas. Dalam sehari-hari, Diana menyarankan membawa botol minum sendiri untuk memastikan kecukupan air atau membeli dalam kemasan.

Selain menjaga fungsi otak, kecukupan air putih adalah usaha pencegahan terhadap berbagai penyakit termasuk gangguan ginjal. Gangguan yang bisa ditangani dengan cuci darah ini merupakan salah satu beban terbesar Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

(Rosmha Widiyani/up)