Sabtu, 23 Mar 2019 11:01 WIB

Bekam Tanduk

Manfaat Bekam Tanduk, Terapi Tradisional yang Lagi Ngetren

Firdaus Anwar - detikHealth
Bekam tanduk dipercaya mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit. (Foto: Muhammad Ridho)
Topik Hangat Bertanduk karena Bekam
Jakarta - Kalau kamu pernah melihat foto orang dengan banyak tanduk menonjol di punggungnya, itu adalah salah satu bentuk bekam tradisional yang menggunakan tanduk sapi.

Terapis Ilham Akbar dari Forum Komunikasi Paranormal dan Penyembuhan Alternatif (FKPPAI) mengatakan dari segi manfaat bekam tanduk ini bagus untuk kondisi seperti kolesterol, darah tinggi, masuk angin, hingga asam urat. Hal ini bisa dilakukan dengan cara membuang darah 'kotor' lewat hisapan bekam.

Saat menjalani bekam tanduk pertama kali tidak jauh berbeda dari bekam biasa, seseorang akan dipijat terlebih dahulu dengan tujuan agar rileks. Setelah itu bekam dimulai dengan terapis menghangatkan tanduk dengan api lalu ditaruh di posisi yang sakit.

Bekam tanduk sebagai pengobatan alternatifBekam tanduk sebagai pengobatan alternatif Foto: Muhammad Ridho




"Kalau di belikat bagus buat angin, kalau di pundak kolesterol," kata Ilham memberikan contoh pada detikHealth, Jumat (22/3/2019).

Berapa lama sesi bekam berlangsung menurut Ilham tergantung dari kondisi kebugaran seseorang. Ada yang tubuhnya kuat menahan sedotan ada juga yang tidak sehingga bekam mungkin akan lebih lama karena perlu dilakukan pelan-pelan sampai sekitar 30 menit.

Usai bekam biasanya pelanggan dapat merasakan tubuh yang terasa lebih ringan dan rileks.

Bekam tandukBekam tanduk Foto: Muhammad Ridho


Untuk pantangan Ilham menyebut orang-orang dengan kondisi tertentu seperti punya penyakit infeksi yang menular lewat darah, diabetes, terlalu tua atau terlalu muda juga tidak disarankan untuk bekam.

"Mungkin kalau sudah di atas 60 atau punya penyakit diabetes yang lukanya susah sembuh tuh," pungkas Ilham.

Simak juga video lengkapnya di 20Detik:

[Gambas:Video 20detik]


(fds/up)
Topik Hangat Bertanduk karena Bekam