Selasa, 26 Mar 2019 08:45 WIB

8 Kebiasaan Buruk Sehari-hari yang Bikin Kualitas Kesehatan Menurun

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Terlalu lama duduk termasuk kebiasaan buruk yang harus ditinggalkan (Foto: iStock) Terlalu lama duduk termasuk kebiasaan buruk yang harus ditinggalkan (Foto: iStock)
Jakarta - Menahan pipis atau menggigit kuku merupakan kebiasaan yang seringkali dilakukan bahkan tanpa disadari. Kamu mungkin beranggapan hal ini bukan masalah besar, tetapi melakukannya dalam jangka waktu yang lama akan mengakibatkan kondisi kesehatan memburuk.

Seiring waktu, kebiasaan-kebiasaaan yang dianggap wajar ini akan mengikis kualitas hidupmu secara perlahan, secara sadar atau tidak. Bahkan, ada yang bisa menyebabkan timbulnya penyakit kronis.

Berikut berbagai kebiasaan buruk yang membuat kualitas kesehatanmu makin menurun, dikutip dari Rider's Digest.



1. Menahan pipis

Ketika ingin buang air kecil, usahakan jangan ditahan-tahan. Sebab menahan pipis tak baik untuk kesehatanmu. Sebab, ketika menahan pipis, alirannya menjadi stagnan dan memberi kesempatan pada bakteri untuk tumbuh di kandung kemih dan mungkin berpindah ke area ginjalmu.

Menahan pipis dapat meningkatkan risiko kandung kemih, penyakit ginjal, bahkan infeksi prostat terutama jika memiliki kondisi urologis yabg mendasarinya atau sedang hamil.

2. Mengunyah permen karet terlalu lama

Kamu mungkin berpikir mengunyah permen karet mampu memberi napas segar atau membantu meredakan ketegangan. Tetapi mengunyah permen karet terlalu lama atau terlalu sering bisa membuat rahang menjadi tertekan dan tegang.

Jika menggunakan rahang terlalu sering, kamu bisa akan terkena radang sendi dan rasa sakit yang hebat akan terasa di area tersebut. Plus, menelan terlalu banyak udara akan menyebabkan sakit perut.

3. Menggigit kuku

Jika merasa gugup, kita sering tidak sadar menggigit jari. Padahal, kebiasaan ini dapat menyebabkan kerusakan pada kuku dan infeksi kulit di sekitarnya yang disebut paronychia. Selain itu, menggigiti kuku dapat menyebabkan virus masuk ke dalam tubuh yang mengakibatkan infeksi saluran pernapasan.

4. Lupa menyikat gigi

Melewatkan menyikat gigi merupakan risiko terbesar kerusakan gigi. Pertumbuhan gigi yang buruk adalah faktor risiko untuk banyak hal, termasuk infeksi berat dan malnutrisi terutama pada orang tua, dan juga penyakit kardiovaskular. Terlalu sering tidak menyikat gigi berkontribusi pada gigi berlubang dan radang gusi.



5. Duduk terlalu lama

Duduk terlalu lama mengarah ke semua risiko yang terkait dengan gaya hidup tidak aktif termasuk kenaikan berat badan, diabetes, dan tekanan darah tinggi. Terjadi peningkatan tekanan darah atau sensasi mati rasa khususnya saat duduk bersila.

6. Membungkuk

Baik ketika duduk atau berdiri, membungkuk memiliki dampak buruk bagi kesehatan. Membungkuk dapat meningkatkan risiko pecahnya cakram atau herniasi, yang mengakibatkan rasa sakit dan saraf terjepit. Postur yang buruk saat duduk dapat menyebabkan ketidaknyamanan perut dan masalah pencernaan, termasuk sembelit.

7. Membawa tas yang berat di satu bahu

Membawa tas yang berat di satu sisi dapat mengganggu sudut leher dan menyebabkan tekanan pada saraf di antara tulang dan sensasi pegal di tangan. Jika ini terjadi, kamu akan mengalami mati rasa, kesemutan, bahkan rasa sakit di bahu dan lengan.
The American Chiropractic Association mengatakan berat tas tidak lebih dari sepuluh persen dari berat badan.

8. Menatap komputer sepanjang hari

Menatap layar komputer untuk jangka waktu yang lama dapat menyebabkan masalah visual, termasuk ketegangan mata dan kerusakan retina. Oleh karena itu, disarankan untuk mengikuti pola 20-20-20, yaitu setiap 20 menit menatap layar, istirahatkan mata selama 20 detik dan menatap sejauh 20 meter.

(kna/up)