Selasa, 26 Mar 2019 16:27 WIB

Diduga Tidak Makan Selama 20 Hari, Pasien Down Syndrome Meninggal

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi pasien down syndrome meninggal. Foto: iStock Ilustrasi pasien down syndrome meninggal. Foto: iStock
Jakarta - Seorang pria bernama Guiseppe Joe Ulleri pengidap down syndrome harus mengalami hal nahas yang membuat nyawanya terenggut. Bukan karena penyakit down syndrome, melainkan karena tidak makan selama 20 hari.

Dikutip dari Mirror, keluarga Joe membawanya ke rumah sakit pada Februari 2016 karena jatuh di tempat tinggalnya di Didsbury, Manchester, Inggris. Setelah awalnya dipulangkan, ia dirawat kembali karena mengalami patah tulang panggul dan pegelangan tangan serta leher.

Namun akhir-akhir ini perawatannya menjadi perdebatan di rumah sakit dan meninggalnya Joe dipertanyakan oleh pihak keluarga hingga dibawa ke perkara hukum.

Staf medis mengaku bahwa Joe mengalami masalah pencernaan dan kesulitan menelan sehingga ia dipasangkan sebuah selang ke lambungnya, namun alat itu dipasang hanya 24 jam.



"Di rumah sakit, Joe dirawat dengan berbagai staf, dari perawat hingga spesialis ahli gizi," kata salah satu staf medis, Angharad Davies.

Sementara pihak keluarga meyakini bahwa Joe tidak diberi makan selama hampir 20 hari dan tidak diberi tindakan oleh staf medis karena adanya miskomunikasi. Dan meyakini bahwa rumah sakit itu tidak memberikan pelayanan dengan baik.

"Bangunan kelas satu tetapi perawatan medis kelas tiga. Ada pendekatan yang terfragmentasi yang memberi kami alasan serius untuk khawatir," kata saudara Joe, Peter.

Joe meninggal pada 20 Maret lalu dengan meninggalkan kejanggalan yang belum terungkap hingga kini.

(wdw/wdw)
News Feed