Rabu, 27 Mar 2019 10:14 WIB

Tarik Paksa Tali Pusar, Ibu Muda Ini Meninggal Kehabisan Darah saat Melahirkan

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Dokter kandungan menarik paksa tali pusar yang menyebabkan seorang wanita meninggal. (Foto: Thinkstock) Dokter kandungan menarik paksa tali pusar yang menyebabkan seorang wanita meninggal. (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Alisa Tepikina yang baru berusia 22 tahun harus meregang nyawa karena syok yang disebabkan oleh rasa sakit luar biasa setelah dokter kandungan yang menanganinya menarik paksa plasenta bayinya.

Sebelumnya, Alisa sangat berseri ketika melihat putri kecilnya untuk pertama kali tetapi langsung menjerit kesakitan tak lama setelah itu. Kasus kriminal dan malpraktek kemudian dilayangkan kepada dokter dan rumah sakit tersebut.

Dikutip dari mirror.co.uk, penyebab Alisa meninggal karena plasenta atau tali pusar sang bayi ternyata ditarik paksa oleh dokter sehingga terpisah dari rahimnya.

"Kami diberitahu bahwa lahir normal mungkin tidak bisa terjadi. Kemudian bidan memanggil dokter. Seorang ahli kandungan berusia 27 tahun yang baru saja dipercaya menangani pasien dan mulai untuk menarik paksa plasenta," kata sang ayah, Dmitry Malyukov.

Sesaat setelah itu, wanita yang berasal dari Rusia ini menjerit kesakitan tetapi dokter seolah tidak peduli. Keluarga dan rekan yang bekerja di rumah sakit tersebut telah dipanggil untuk memberikan kesaksian.



"Alisa berteriak dengan kencang sampai suaranya terdengar di seluruh rumah sakit. Rasanya seperti berada di abad pertengahan saat melihat itu. Akibatnya Alisa mengalami pendarahan hebat dan koma," tambahnya

Pihak rumah sakit mengklaim Alisa mengalami serangan jantung dan tidak sadarkan diri. Saat itu, keluarganya telah menyediakan helikopter untuk membawa Alisa ke rumah sakit yang lebih besar tetapi kondisinya tidak memungkinkan untuk terbang.

Ahli bedah kemudian melakukan operasi untuk menyelamatkan hidupnya tetapi gagal. Pihak dokter dan rumah sakit akhirnya secara resmi mengatakan kematian Alisa adalah karena syok hebat yang disebabkan oleh rasa sakit.

Elena Barannikova, kepala dokter di rumah sakit Nizhneserginskaya, mengklaim dokter yang menangani Alisa tidak bisa disalahkan.

"Meski jarang, kasus ini bisa saja terjadi," ujar Elena.

Walaupun demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengumpulkan bukti.




Tonton juga video Mudah! Ini Cara Bersihkan Tali Pusar Bayi:

[Gambas:Video 20detik]


Tarik Paksa Tali Pusar, Ibu Muda Ini Meninggal Kehabisan Darah saat Melahirkan
(kna/up)