Kamis, 28 Mar 2019 06:05 WIB

Mana yang Lebih Baik, Tidur dengan Mimpi atau Tanpa Mimpi?

Rosmha Widiyani - detikHealth
Mimpi bisa jadi petunjuk kualitas tidur kita. (Foto: iStock)
Jakarta - Tidur tak diragukan lagi merupakan istirahat yang terbaik. Kecukupan tidur memungkinkan ketersediaan stamina untuk beraktivitas esok harinya. Seseorang biasanya bermimpi saat tidur yang merupakan aktivitas normal saat tidur. Namun bagaimana bila tidak bermimpi?

"Jika kualitas tidur buruk maka seseorang mungkin tidak akan bermimpi. Selanjutnya harus diketahui faktor yang menyebabkan penurunan kualitas tidur," kata psikolog John S Antrobus yang sempat menjadi peneliti tidur di City College of New York dikutip dari Huffpost.


Mimpi biasanya terjadi dalam fase tidur yang disebut Rapid Eye Movements (REM). Menurut psikolog Rubin Naiman, tidur mungkin terasa lebih nyaman saat tanpa mimpi atau tidak mengingat apa pun. Namun, mimpi ternyata mekanisme penting bagi tubuh untuk memperbaiki diri. Mimpi juga merupakan bagian dari proses belajar dan konsolidasi memori di otak.

"Seseorang yang tidak mimpi bisa jadi mengalami kurang tidur. Beberapa masalah kesehatan yang sebetulnya terkait dengan ketidakcukupan waktu tidur dalam fase REM," kata Naiman yang merupakan spesialis tidur dan mimpi dari dari University of Arizona Center for Integrative Medicine dikutip dari Time.

Menurut psikolog emeritus Rosalind Cartwright, bermimpi saat tidur sama seperti memiliki terapis internal pribadi. Mimpi, terlepas dari baik atau buruk, adalah hasil asosiasi pikiran terhadap perasaan yang sama dengan sebelumnya. Mimpi adalah respon untuk menghadapi emosi tersebut sehingga terasa lebih baik keesokan harinya.

Dalam riset yang dilakukan Cartwright terhadap perempuan yang bercerai, tidur ternyata bisa meringankan depresi. Responden yang mengingat mimpinya memberi hasil evaluasi mood yang lebih baik di pagi hari. Mimpi tersebut menyertakan hubungan pernikahan dan mantan suaminya. Nilai responden ini lebih baik dibandingkan mereka yang tidak bermimpi tentang hubungannya atau tak mengingat mimpinya.

Kalau detikers pilih mana, tidur dengan mimpi atau tanpa mimpi? Tulis alasannya di komentar.

(up/up)