Kamis, 28 Mar 2019 07:38 WIB

Suplemen Beras Merah Fermentasi Diduga Sebabkan Kerusakan Hati Wanita Ini

Firdaus Anwar - detikHealth
Tidak semua suplemen alami berarti bebas risiko efek samping. (Foto: Thinkstock) Tidak semua suplemen alami berarti bebas risiko efek samping. (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Tidak semua yang 'alami' baik untuk tubuh seperti contohnya dalam kasus terbaru di jurnal BMJ Case Reports. Seorang wanita 64 tahun harus dirawat di rumah sakit karena kerusakan hati diduga akibat mengonsumsi suplemen beras merah fermentasi atau disebut juga angkak.

Wanita yang diketahui berasal dari Michigan, Amerika Serikat (AS), ini awalnya berniat mengendalikan kolesterol tapi tanpa obat-obatan. Oleh karena itu ia mulai mencoba mengonsumsi suplemen beras merah fermentasi karena sering dipasarkan dapat menurunkan kolesterol.


Beras merah fermentasi sendiri adalah produk hasil ketika beras putih biasa dicampur dengan ragi merah (Monascus purpureus). Menurut laporan beras merah fermentasi dapat mengandung senyawa monacolin K sama seperti obat penurun kolesterol Lovastatin beserta juga efek sampingnya untuk hati.

Enam minggu setelah rutin mengonsumsi suplemen sang wanita dilarikan ke rumah sakit dengan gejala kerusakan hati.

"Dokter dan pasien harus menyadari kalau beras merah fermentasi bukan suplemen yang bebas bahaya. Mereka yang memilih mengonsumsinya harus waspada terhadap gejala kerusakan hati," lapor salah satu dokter, Henry Ford, seperti dikutip dari Live Science, Rabu (27/3/2019).

Sang wanita menerima terapi steroid untuk membantu fungsi hati. Setelah seminggu dirawat ia dibolehkan pulang meski dokter memperkirakan butuh waktu beberapa bulan sampai hatinya bisa pulih total.

(fds/up)
News Feed