Rabu, 03 Apr 2019 18:29 WIB

Ayu 'Poliandri' Suntik Mertua, Dokter Ingatkan Tak Boleh Asal 'Coblos'

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Hal yang mesti diperhatikan dari suntik menyuntik. Foto: Thinkstock Hal yang mesti diperhatikan dari suntik menyuntik. Foto: Thinkstock
Jakarta - Mertua Ayu dari suami kedua, Ni Wayan Sedana (60), mengaku sempat disuntik vitamin C oleh Ayu. Selain kepada Wayan, Ayu pernah menyuntik Arya dan anak pertama Arya. Total ada tiga orang yang pernah disuntik kolagen atau vitamin C.

"Pernah, saya bilang bawain vitamin, 'ya nanti kalau pulang tak bawain vitamin'. Disuntiklah saya dua kali. Dia kok berani sekali ya. Tapi dia lemes nyuntiknya nggak kayak dokter-dokter lain, lama. Tapi saya nggak kepikiran, mungkin karena dokter baru," akunya. Meski begitu, Ayu mengelak disebut melakukan praktik dokter abal-abal.

"Iya, itu nyuntik kolagen, kan saya sudah mengikuti semua (pelatihan) memasukkan infus, tapi itu hanya mencari vena yang untuk whitening. Kalau untuk yang lain saya nggak tahu, hehe," kata Ayu di Rutan Negara, Jl Wijayakusuma, Negara, Kabupaten Jembrana, Bali, Selasa (2/4/2019).


Dihubungi melalui pesan singkat, dokter spesialis jantung, dr Vito A. Damay, SpJP(K), MKes, FIHA, FICA, menjelaskan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan mengenai suntik menyuntik.

"Bahaya alat suntik yang harus diperhatikan adalah satu, sterilitas alat. Karena sumber penularan penyakit. Terutama Hepatitis dan juga HIV. Penyakit ini adalah penyakit menahun yang dapat berakibat komplikasi pada tubuh," jelasnya.

Selain itu, penulis buku 'Sebelum Anda ke Dokter Jantung' ini juga menuturkan isi suntikan itu juga harus diperhatikan.

"Isi obat atau zat yang disuntik di rumah sakit ada prosedur double check untuk memastikan isi obat tidak tertukar dan disuntikkan pada pasien yang benar. Kalau asal suntik dikerjakan oleh orang yang bukan tenaga medis tentu kita harus bertanya isinya apa dan efeknya apa. Bahkan obat saja bisa menimbulkan reaksi alergi, apalagi kalau kita tidak tau isinya apa," tegasnya.

(ask/up)