Kamis, 04 Apr 2019 13:54 WIB

Viral Video Polisi Joget 'Stres Jaga Kotak Pemilu', Kenali 9 Manfaat Menari

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Video viral polisi joget karena stres jaga kotak pemilu. Foto: Screenshot Twitter Video viral polisi joget karena stres jaga kotak pemilu. Foto: Screenshot Twitter
Jakarta - Media sosial kembali dihebohkan dengan video viral. Kali ini, video yang menampakkan seorang polisi berjoget bak Michael Jackson tersebar luas, dengan caption video bertuliskan 'polisi stres jaga kotak pemilu'. Berbagai komentar positif juga disampaikan oleh warganet.

"Ayo dibikin flash mob untuk mendukung tugas bapakĀ² polisi seperti ini. Selamat bertugas, bapak!" cuit akun @S**er**Min*

"Keren banget bapak, jd pgn belajar..." akun @gr**et** menimpali

Menari memang telah lama dikenal sebagai salah satu cara mengatasi stres. Selain itu, ternyata menari punya manfaat untuk kesehatan lainnya. Dirangkum dari Everyday Health, berikut deretannya:



1. Meningkatkan memori
Menurut sebuah studi di The New England Journal of Medicine, menari dapat meningkatkan memori dan mencegah timbulnya demensia atau pikun di usia tua nantinya. Sains mengungkapkan bahwa latihan aerobik bisa membalikkan kehilangan volume di hippocampus, bagian dari otak yang mengendalikan memori kita. Hippocampus secara alamiah akan menyusut seiring bertambahnya usia, yang seringnya menimbulkan kerusakan memori dan terkadang demensia.

2. Tubuh semakin lentur
Dengan banyak gerakan, menari dapat meningkatkan kelenturan tubuh dan juga mengurangi kekakuan. Untuk membantu tubuh agar tidak kaget saat pertama kali mencoba menari, kamu bisa memulai dengan beberapa peregangan simpel. Meningkatkan kelenturan tubuh bisa meredakan nyeri sendi dan nyeri usai berolahraga.

3. Mengurangi stres
Jika kamu merasa tegang atau stres, menari sangatlah tepat untuk mengurangi rasa tersebut. Dalam studi terkendali di Journal of Applied Gerontology, peneliti menemukan bahwa menari dengan berpasangan dan iringan musik dapat meredakan rasa stres.

4. Mencegah depresi
Menari memang bisa menaikkan rasa semangat, menurut sebuah studi yang diujikan pada efek menarik terhadap orang-orang yang mengidap depresi. Pasien yang ikut serta dalam kelompok tari dengan musik upbeat menunjukkan gejala depresi yang lebih sedikit dan vitalitas yang lebih tinggi.

5. Menyehatkan jantung
Berdansa atau menari merupakan aktivitas yang sangat bagus bagi mereka yang berisiko terkena penyakit jantung. Pasien gagal jantung yang mengikuti kelas dansa waltz meningkatkan kesehatan jantung mereka, pola nafas dan kualitas hidup secara signifikan dibanding mereka yang bersepeda atau berjalan di atas treadmill untuk berolahraga, menurut sebuah studi di Italia.


6. Menurunkan berat badan
Bosan dengan olahragamu kini? Sebuah studi dalam Journal of Physiological Anthropology mengungkapkan bahwa program latihan tari aeronik sangat membantu untuk menurunkan berat badan dan meningkatkan kekuatan aerobik sama seperti bersepeda dan jogging.

7. Keseimbangan tubuh lebih baik
Semakin menua, biasanya keseimbangan kita akan menurun dan mudah terjatuh. Menari membutuhkan gerakan cepat dan postur tubuh yang baik, sehingga dengan sering melakukannya dapat membantu menstabilkan tubuh dan mendapatkan kendali yang lebih baik atas tubuhmu. Menurut studi dalam Journal of Aging and Physical Activity, ditunjukkan bahwa berdansa tango dapat meningkatkan keseimbangan pada orang tua.

8. Menambah energi
Merasa lesu dan tak ada semangat? Ikutlah kelas menari atau berolahraga seperti zumba dan aerobik bisa membantu menambah semangat. Sebuah penelitian yang dipublikasikan di The Scholarly Publishing and Academic Resources Coalition menemukan bahwa ikut program tari atau dansa mingguan bisa meningkatkan performa fisik dan meningkatkan energi.

9. Memperbanyak teman
Menari bisa dilakukan perorangan maupun grup, namun dalam latihannya biasanya dilakukan bersama-sama. Mengikuti kelas latihan menari bisa membantumu menemukan teman baru dan memperluas jejaring sosial. Menjaga hubungan yang positif bisa membantu hidupmu berkualitas lebih positif pula, seperti makan sehat dan latihan. Terlibat secara sosial juga meningkatkan kebahagiaan, menurunkan stres dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

(frp/up)
News Feed