Selasa, 09 Apr 2019 16:45 WIB

Super Langka, Organ Dalam Wanita Ini Posisinya Terbalik-balik

Rosmha Widiyani - detikHealth
Ilustrasi cadaver (Foto: Thinkstock) Ilustrasi cadaver (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Situs inversus dengan levocardia, begitulah dunia medis menyebut kelainan pada Rose Maria Bentley yang meninggal pada usia 99 tahun. Seluruh letak organ dalam tubuhnya terbalik termasuk organ penting misal jantung. Hasil autopsi menyatakan pembuluh vena pada jantung Bentley berada di sebelah kiri, bukan kanan seperti pada orang umumnya.

"Saya pikir peluang menemukan kembali kasus serupa adalah 1 banding 50 juta kehidupan. Mungkin tidak akan ada yang akan melupakan kasus ini. Kondisi ini seperti unicorn dalam dunia medis dan pengetahuan," kata asisten profesor Cameron Walker yang mengajar di kelas Foundations of Clinical Anatomy class, Oregon Health and Science University.

Kadaver atau jenazah Bentley diperiksa sekelompok mahasiswa yang terdiri atas 5 orang. Dikutip dari CNN, salah satu mahasiswa yang melakukan pemeriksaan adalah Warren Nielsen. Menurut Nielsen, awalnya dia tak mengira kadaver yang mulai diperiksa di awal musim semi 2018 memiliki kondisi khusus. Kondisi spesial baru diketahui pada Maret 2019 saat akan menginspeksi jantung Bentley.

"Saat itu saya berpikir kadaver ini tak punya pembuluh vena tapi kondisi itu tidak mungkin. Pertanyaan berikutnya, mungkin tim saya telah melewatkan pembuluh vena. Akhirnya saya bertanya pada dosen yang memberi keterangan soal kondisi spesial kadaver," kata Nielsen.



Walker dan tim Nielsen kemudian memeriksa lebih lanjut detail kadaver Bentley. Selain terletak di lokasi yang berlawanan dengan orang biasa, jalur pembuluh vena Bentley berputar-putar sebelum menuju jantung. Jalur vena Bentley melewati diafragma, tulang punggung bagian tengah (thoracic vertebrae), memutari jalur pembuluh nadi, dan melewatkan bagian kanan jantung.

Letak organ pencernaan Bentley juga berbeda dengan orang kebanyakan. Lambung Bentley berada di sebelah kanan padahal biasanya ada di sebelah kiri. Liver yang biasanya ada di kanan, pada tubuh Bentley berada di sebelah kiri. Limpa Bentley berada di sebelah kanan, berkebalikan dari kondisi normal yang ada di kiri.

Menurut Walker, mutasi pada kasus Bentley terjadi pada 30-45 hari usia kehamilan tanpa diketahui penyebabnya. Kondisi ini hanya terjadi pada 1 dari 22 ribu kelahiran yang biasanya mengakibatkan gagal jantung bawaan. Karena kondisi ini, biasanya hanya 5-13 persen pasien yang bisa bertahan hingga 5 tahun. Laporan sebelumnya menyatakan umur terpanjang pasien situs invertus dengan levocardia adalah 13 dan 73 tahun.



Satu dari 5 anak Bentley, Louise Allee mengatakan, tidak ada yang aneh pada kondisi sang ibu. Keluarganya baru mengira ada yang aneh saat Bentley mengalami operasi usus buntu. Dokter sempat menyatakan letak apendiksnya berbeda dengan orang pada umumnya. Namun tidak ada keterangan tambahan, sehingga keluarga hanya mengetahuinya sekilas.

"Dokter bedah tahu kondisi ibu. Namun tidak ada yang memberi keterangan lebih lanjut hingga operasi selesai dan ibu menjalani perawatan," kata Allee.

Sepanjang hidup, Bentley dikenal sebagai pribadi yang sehat, cerdas, dan suka ilmu pengetahuan. Keluhan medis yang sempat dinyatakan bersifat sangat umum sehingga tak ada yang menyangka Bentley mengalami kondisi unik. Rose dan almarhum suaminya Jim Bentley telah sepakat mendonasikan tubuhnya saat sudah meninggal. Menurut Allee, ibunya tentu sangat senang jika mengetahui tubuhnya menyumbang jasa besar pada dunia medis dan ilmu pengetahuan.

(up/up)
News Feed