Sabtu, 13 Apr 2019 07:00 WIB

Kenapa Saat Bepergian Jadi Susah BAB?

Widiya Wiyanti - detikHealth
Faktor psikologis jadi pengaruh susah BAB saat bepergian. (Foto: iStock) Faktor psikologis jadi pengaruh susah BAB saat bepergian. (Foto: iStock)
Jakarta - Saat bepergian jauh dan harus menetap untuk beberapa waktu, untuk sebagian orang pasti sulit buang air besar (BAB). Bahkan untuk beberapa orang rela menahan BAB sampai kembali pulang ke rumah.

Dokter Umum dan Kepala Unit Emergency RS Pondok Indah, dr Felix Samuel, MKes menjelaskan bahwa kebiasaan itu biasanya bukan hanya karena kekurangan serat, namun dipengaruhi juga oleh faktor psikologis.

"Kadang sembelit bukan karena faktor kurang serat tapi juga psikologis, nggak nyaman," ujarnya saat ditemui di kawasan Bogor, Jawa Barat, Jumat (12/4/2019).



Tetapi kondisi ini juga tidak boleh dibiarkan, karena jika terlalu lama akan membuat konstipasi yang membuat cairan di feses dire-absorpsi dan akhirnya feses menjadi mengeras.

"Poop-nya keras, jadi mengedan, jadinya kayak ambeien, sakit pas BAB sampai berdarah dan bisa lecet di anus," tambah dr Felix.

Maka dari itu, dr Felix menyarankan bagi yang memiliki kebiasaan tersebut untuk mencukupi hidrasi dengan mengonsumsi air dan makanan yang tinggi serat. Dan juga harus mencoba adaptasi dengan cepat untuk BAB di tempat baru.




Simak Juga 'Cerita Mereka yang Pernah 'Menderita' Menahan BAB':

[Gambas:Video 20detik]

(wdw/up)