Rabu, 17 Apr 2019 17:42 WIB

Harapan Pasien Narkoba di RS Jiwa untuk Presiden Terpilih

Rosmha Widiyani - detikHealth
Pasien RS Jiwa Bogor memberikan suaranya dalam Pemilu 2019 (Foto: Rosmha/detikHealth) Pasien RS Jiwa Bogor memberikan suaranya dalam Pemilu 2019 (Foto: Rosmha/detikHealth)
Topik Hangat Nyoblos di Rumah Sakit
Bogor - Selain untuk Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), Rumah Sakit Marzoeki Mahdi juga memfasilitasi pemungutan suara untuk korban Narkotika, Psikotropika, dan Zat Aditif (NAPZA). Tercatat, sebanyak 15 korban NAPZA ikut nyoblos dalam agenda 5 tahunan tersebut.

Salah satu korban NAPZA, sebut saja Faisal, menitipkan harapannya untuk pasangan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024 yang akan terpilih. Harapan ini tekait masa depan dan upaya pertahanannya supaya tak lagi menjadi korban barang haram

"Semoga abis keluar bisa langsung dapat kerja supaya jangan nunggu terlalu lama. Ntar saya kena lagi. Pulang langsung cari kerja dan harapannya bisa segera dapat," ujar Faisal pada detikcom, Rabu (17/4/2019).



Faisal saat ini telah 2 bulan menjalani perawatan di Instalasi Rehabilitasi NAPZA RSMM. Bila tak ada halangan, Faisal yang berusia 22 tahun bisa segera kembali ke kehidupan sosial. Faisal sendiri menjadi korban NAPZA jenis ganja dan sabu-sabu.

Terkait pelaksanaan pemungutan suara, Faisal menilai tak ada halangan berarti. Dia bisa mengeri aturan teknis serta mengetahui pentingnya pemberian hak suara, meski tak mengenal seluruh calon anggota legislatif di kertas suara.

"Buat Presiden dan Wakil Presiden yang baru semoga juga selalu sehat, adil buat seluruh rakyat, dan bisa menunaikan semua janjinya saat kampanye," ujar Faisal.

(up/up)
Topik Hangat Nyoblos di Rumah Sakit