Kamis, 18 Apr 2019 07:09 WIB

Dilarang Ngupil Sehabis Nyoblos! Ini Alasan Sebenarnya

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Kebiasaan ngupil bisa merusak struktur hidung (Foto: Ayunda/detikHealth) Kebiasaan ngupil bisa merusak struktur hidung (Foto: Ayunda/detikHealth)
Jakarta - Salah satu alasan memilih kelingking untuk dicelup, dan bukan jari lain, adalah biar leluasa untuk ngupil. Urusan korek-korek upil, pemakaian jari tersebut memang tidak sesering jari telunjuk.

Bayangkan bila yang dicelup adalah telunjuk. Ngupil ketika tinta belum terlalu kering akan membuat tinta belepotan di sekitar lubang hidung. Dengan pertimbangan inilah, beberapa orang memilih kelingking sebagai jari yang dicelup tinta sebagai penanda sudah memilih.

Terlepas dari risiko belepotan tinta, ngupil sebenarnya memang harus dihindari. Para pakar menyebut kebiasaan buruk ini lebih banyak merugikan kesehatan.



Dikutip dari berbagai sumber, berikut risiko yang ditanggung dari kebiasaan ngupil.

1. Pintu masuk kuman berbahaya
Lubang hidung adalah pintu masuk ke dalam saluran pernapasan. Bakteri maupun virus penyebab infeksi saluran pernapasan dengan mudah akan terbawa oleh jari tangan ketika ngupil.

2. Merusak struktur rongga hidung
Lubang hidung memiliki banyak struktur tulang rawan yang mudah rusak kalau sering diganggu. Perubahan bentuk hidung bisa terjadi karena kerusakan tersebut. So, sebisa mungkin hindari ngupil ya.



3. Mimisan
Ada banyak pembuluh darah halus di rongga hidung. Jaringan tersebut sangat lembut, mudah sekali terluka oleh gesekan. Apalagi jika dikorek-korek dengan jari.

4. Jerawatan di rongga hidung
Seperti permukaan kulit pada umumnya, bagian dalam rongga hidung juga memiliki pori-pori. Jari yang masuk saat ngupil bisa mentransfer kotoran yang menyumbat pori tersebut lalu memicu pertumbuhan jerawat di tempat yang sulit dilihat.



Tonton juga video Kisruh di Pos TNI AL Pusong Bukan Karena Pemilu 2019:

[Gambas:Video 20detik]


Dilarang Ngupil Sehabis Nyoblos! Ini Alasan Sebenarnya
(up/up)
News Feed