Senin, 22 Apr 2019 13:05 WIB

BPJS Kesehatan Siap Ongkosi Pengobatan Caleg Stres

Rosmha Widiyani - detikHealth
Pengidap gangguan jiwa menggunakan hak pilihnya di panti sosial (Foto: Khadijah Nur Azizah/detikHealth) Pengidap gangguan jiwa menggunakan hak pilihnya di panti sosial (Foto: Khadijah Nur Azizah/detikHealth)
Topik Hangat Awas, Caleg Stres!
Jakarta -
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan siap menanggung pengobatan caleg stres. Kondisi ini terjadi pada calon legislatif yang kalah pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019.

"Selama caleg stres tersebut memiliki kartu Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) maka dapat ditanggung dalam skema program JKN," kata Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma'ruf pada detikHealth, Senin (22/4/2019).



Iqbal mengatakan, depresi dan masalah kesehatan jiwa lain masuk dalam kriteria gangguan yang bisa dijamin BPJS Kesehatan. Gangguan yang bisa dan tidak ditanggung BPJS Kesehatan tercantum dalam Peraturan Presiden nomor 82 tahun 2018 pasal 52.

Tentunya, caleg yang ingin memanfaatkan layanan BPJS Kesehatan harus menuruti mekanisme yang ada. Iqbal mengatakan, BPJS Kesehatan tidak membedakan latar belakang peserta pengguna jaminan sosial tersebut.

Caleg yang ingin menggunakan layanan rumah sakit harus menyertakan surat rujukan dari puskesmas. Selain puskesmas, bisa juga menggunakan rujukan dari fasilitas kesehatan pertama lain yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Layanan juga bisa diberikan melalui mekanisme Instalasi Gawat Darurat sesuai Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomer 47 tahun 2018.

(up/up)
Topik Hangat Awas, Caleg Stres!