Rabu, 08 Mei 2019 05:23 WIB

Begini Efek Kurang Tidur Karena Nonton Liverpool Vs Barcelona Lanjut Sahur

Widiya Wiyanti - detikHealth
Nonton sepak bola dilanjut sahur menyebabkan seseorang kurang tidur. Foto: ilustrasi/thinkstock Nonton sepak bola dilanjut sahur menyebabkan seseorang kurang tidur. Foto: ilustrasi/thinkstock
Jakarta - Nggak mungkin dong pecinta Liverpool dan Barcelona melewatkan laga leg kedua semifinal Liga Champions pada Rabu (8/5/2019) dini hari. Beruntungnya laga tersebut dimulai jam 02.00 yang kemudian bisa sembari sahur.

Nonton Liverpool Vs Barcelona dilanjut dengan sahur dan kemudian sholat Subuh, bahkan ada saja yang tidak sempat tidur lagi karena harus segera berangkat ke kantor, pasti membuat jam tidur berkurang dari yang seharusnya 6-8 jam.

Kurang tidur pasti berpengaruh pada kondisi tubuh. Seperti dikutip dari Health Line, kurang tidur dapat memberi efek seperti ini pada tubuh.



1. Sistem saraf pusat terganggu

Sistem saraf pusat merupakan jalan raya untuk informasi tubuh. Selama tidur, jalur terbentuk antara sel-sel saraf (neuron) di otak yang membantumu mengingat informasi yang telah diketahui. Namun kurang tidur dapat mengganggu otak sehingga tidak dapat melakukan tugasnya dengan baik. Kurang tidur dapat mengganggu tubuh untuk mengirimkan dan menerima informasi

Maka dari itu, kurang tidur juga membuat seseorang lebih sulit berkonsentrasi atau mempelajari hal-hal baru. Sinyal yang dikirimkan tubuh mungkin juga tertunda.

2. Kekebalan tubuh menurun

Saat tidur, sistem kekebalan tubuh menghasilkan zat-zat pelindung guna melawan infeksi. Tubuh menggunakan zat-zat ini untuk memerangi penjajah asing, seperti bakteri dan virus.

Namun kurang tidur akan mencegah sistem kekebalan tubuh untuk membangun kekuatannya. Artinya seseorang yang kurang tidur bisa lebih mudah untuk terserang penyakit dan pulih lebih lama.



3. Mudah terkena penyakit kardiovaskular

Tidur memengaruhi kesehatan jantung dan pembuluh darah, juga kadar gula darah, tekanan darah, dan tingkat peradangan. Sayangnya banyak orang yang tidak mengetahui bahwa kurang tidur dapat meningkatkan risiko terkena penyakit kardiovaskular. Dan satu analisis menemukan kaitannya kurang tidur secara rutin dengan risiko serangan jantung dan stroke.

4. Hormon tidak seimbang

Produksi hormon di tubuh bergantung pada tidur. Untuk memproduksi testosteron, tubuh memerlukan setidaknya tiga jam tidur tanpa gangguan. Kurang tidur jelas akan memengaruhi produksi hormon.

Bahayanya jika hal ini terjadi pada hormon pertumbuhan, terutama pada anak-anak dan remaja. Pasalnya, hormon membantu membangun massa otot dan memperbaiki sel juga jaringan.

5. Bisa bikin gemuk

Seiring dengan makan terlalu banyak dan tidak olahraga, kurang tidur merupakan faktor risiko lain menyebabkan kelebihan berat badan dan obesitas. Hal ini disebabkan dua hormon, leptin dan ghrelin yang diproduksi saat tidur dan berfungsi mengendalikan rasa lapar dan kenyang tidak cukup diproduksi karena waktu tidur yang kurang.

Leptin memberi tahu otak saatnya untuk berhenti makan. Tanpa tidur yang cukup, otak dapat mengurangi leptin dan meningkatkan ghrelin, yaitu hormon yang merupakan stimulan nafsu makan. Aliran hormon ini bisa menjelaskan ngemil di malam hari atau mengapa seseorang makan berlebihan di malam hari.



Begini Efek Kurang Tidur Karena Nonton Liverpool Vs Barcelona Lanjut Sahur
(wdw/up)