Senin, 13 Mei 2019 13:04 WIB

Cacar Monyet Gemparkan Singapura, Ini Saran Kemenkes RI Bila Mau Bepergian

Rosmha Widiyani - detikHealth
Temuan cacar monyet di Singapura bikin cemas mereka yang hendak bepergian (Foto: Grandyos Zafna) Temuan cacar monyet di Singapura bikin cemas mereka yang hendak bepergian (Foto: Grandyos Zafna)
Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyampaikan imbauan terkait ditemukannya penyakit cacar monyet atau monkeypox di Singapura. Imbauan tentunya ditujukan supaya masyarakat yang baru kembali atau hendak ke daerah yang baru ditemukan kasusnya tetap sehat.

"Kami tidak ada perlakuan khusus silahkan saja kalau mau bepergian. Yang penting tetap jaga kebersihan dan perilaku hidup sehat," kata Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Anung Sugihantono pada detikHealth, Senin (13/5/2019).



Berikut himbauan lengkap dari Kemenkes terkait upaya pencegahan penularan cacar monyet.

1. Menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat, seperti cuci tangan dengan sabun

2. Menghindari kontak langsung dengan tikus atau primata dan membatasi pajanan langsung dengan darah atau daging yang tidak dimasak dengan baik.

3. Menghindari kontak fisik dengan orang yang terinfeksi atau material yang terkontaminasi.

4. Menghindari kontak dengan hewan liar atau mengkonsumsi daging yg diburu dari hewan liar (bush meat)

5. Pelaku perjalanan yang baru kembali dari wilayah terjangkit monkeypox agar segera memeriksakan dirinya jika mengalami demam dan pembesaran kelenjar getah bening dalam waktu kurang dari 3 minggu.

6. Saat memeriksakan diri warga menginformasikan petugas kesehatan tentang riwayat perjalanannya.

7. Petugas kesehatan agar menggunakan sarung tangan dan baju pelindung saat menangani pasien atau binatang yang sakit.

Dikutip dari detikcom, Pemerintah Kota Batam, Kepulauan Riau, telah mengantisipasi penyebaran cacar monyet sejak penyakit tersebut ditemukan di Singapura. Upaya tersebut adalah menyiagakan alat pemindai suhu tubuh di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) bagi warga asing atau Indonesia yang masuk wilayah Batam. Warga yang suhu tubuhnya melebihi batas normal akan dievakuasi untuk penanganan lebih lanjut.

(up/up)
News Feed