Sabtu, 25 Mei 2019 11:03 WIB

Niat Ubah Tampilan Hidung, Wanita Ini Malah Alami Kerusakan Mata Langka

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Ilustrasi operasi plastik. (Foto: iStock) Ilustrasi operasi plastik. (Foto: iStock)
Jakarta - Prosedur kosmetik untuk wajah pada wanita yang sederhana berubah menjadi serius ketika suntikan pengisi wajah atau filler yang disuntikkan ke hidungnya menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah di mata, suatu komplikasi yang jarang terjadi.

Seorang wanita berusia 41 tahun melakukan filler hidung atau yang biasa disebut dengan 'liquid nose job', sebuah prosedur operasi pelastik ringan yang digunakan untuk mengubah tampilan hidung.

Namun segera setelah dia mendapatkan suntik injeksi dengan filler yang berisi kalsium hydroxyapatite, dia merasakan sakit yang amat sangat di mata kirinya dan mengalami kehilangan penglihatan.

Dikutip dari Live Science, kasus ini dilaporkan dalam jurnal JAMA Ophthalmology. Gejala pasien berlanjut selama dua minggu dan membuatnya mencari diagnosa dari kondisi matanya.

Dr. Lediana Goduni, dokter mata dari New York University School of Medicine yang menangani pasien tersebut pertama kali mengatakan pada saat itu, dia sudah mendapat perawatan dengan obat tetes mata dan obat untuk meningkatkan aliran darah ke mata yang ternyata tidak menghilangkan gejala.

"Tes pencitraan mengungkapkan bahwa wanita itu memiliki penyumbatan infark di bagian mata yang disebut koroid lapisan pembuluh darah di bawah retina mata," kata Dr Goduni.

Kemudian, dengan menggunakan jenis pencitraan beresolusi tinggi yang disebut tomografi koherensi optik, dokter melihat bahwa ada area kecil di koroid yang tampak "hyperreflective" pada gambar.



Dalam kasus ini, tampaknya partikel pengisi yang disuntikkan melakukan perjalanan ke daerah-daerah yang terhubung ke pembuluh darah mata, yang mengarah ke penyumbatan. Ini bisa terjadi jika jarum suntik pengisi dimasukkan ke dalam pembuluh darah utama wajah

"Komplikasi ini menjadi hal yang tidak umum. Mengingat jumlah filler yang terjadi, ini adalah komplikasi yang sangat jarang. Tetapi ketika terjadi, itu bisa menjadi sangat serius," tambahnya.

Dalam kasus yang parah, penyumbatan seperti itu dapat menyebabkan kebutaan total. Sayangnya tidak ada perawatan yang diketahui efektif untuk kondisi ini.

Walaupun dokter telah mencoba mengobatinya dengan steroid atau obat-obatan untuk menurunkan tekanan pada mata, ada sedikit bukti bahwa perawatan ini sedikit membantu.

Saat ini, wanita itu sedang dipantau. Tetapi menurut dokter, kondisinya tidak diharapkan untuk berkembang

"Karena tidak ada cara untuk mengobati komplikasi ini, hal terbaik yang harus dilakukan adalah mencegah mereka terjadi sejak awal," ucapnya.

Orang yang mencari suntikan pengisi wajah harus memilih penyedia mereka dengan hati-hati dan memastikan orang tersebut terlatih dan berpengetahuan tentang anatomi pembuluh darah wajah.

(kna/up)
News Feed