Senin, 27 Mei 2019 14:40 WIB

Mustofa Nahra Disebut Istri Mengidap Asam Urat, Seperti Apa Gejalanya?

Frieda Isyana Putri - detikHealth
Mustofa Nahra. Foto: Mustofa Nahra ditangkap (Dok. Istimewa) Mustofa Nahra. Foto: Mustofa Nahra ditangkap (Dok. Istimewa)
Jakarta - Mustofa Nahrawardaya ditahan polisi lantaran diduga menyebarkan kabar bohong melalui Twitter terkait posting-an hoax kerusuhan 22 Mei kemarin. Namun sang istri, Cathy Ahadianti, berharap suaminya tidak ditahan polisi karena disebut menderita sakit asam urat, darah tinggi, dan diabetes.

"Iya, Bapak lagi sakit. Sejak tanggal 20 (Mei) itu lagi sakit. Bapak itu ada tiga penyakit, asam urat, darah tinggi, dan diabetes. Lagi tinggi, asam uratnya itu lagi kumat, jadi dari tanggal 20-24 (Mei) itu nggak bisa jalan," jelas Cathy, seperti dikutip dari detikcom, Senin (26/5/2019).

Serangan asam urat (uric acid) atau gout adalah penyakit yang menyerang radang sendi. Kondisi ini bersifat umum karena dapat mengenai siapa saja. Asam urat biasanya ditandai dengan serangan rasa sakit yang tiba-tiba dan parah, terjadi pembengkakan, kemerahan dan nyeri pada sendi bagian kaki.


Dikutip dari Mayo Clinic, serangan asam urat yang tiba-tiba ini akan sangat mengganggu dan biasanya terjadi di malam hari. Ketika kambuh, sendi yang terkena asam urat akan terasa panas dan bengkak.

Asam urat sebagian besar mempengaruhi sendi di bagian ibu jari kaki, tetapi tidak menutup kemungkinan akan menyerang bagian lainnya. Sendi yang sering terkena lainnya termasuk pergelangan kaki, lutut, siku, dan pergelangan tangan.

Rasa sakit akibat asam urat akan berangsur-angsur menghilang, namun rasa sakit paling parah dan terasa akan terjadi dalam empat sampai 12 jam pertama.

Setelah rasa sakit mereda, ketidaknyamanan sendi akan tetap berlangsung selama beberapa hari. Saat asam urat menyerang, seseorang mungkin tidak dapat menggerakkan sendi secara normal sehingga mengganggu aktivitas hariannya.

(frp/up)