Jumat, 07 Jun 2019 18:27 WIB

Studi: Daging Putih Juga Tingkatkan Kadar Kolesterol Seperti Daging Merah

Aisyah Kamaliah - detikHealth
Ilustrasi daging ayam. Foto: Citra Fitri Mardiana/detikFinance Ilustrasi daging ayam. Foto: Citra Fitri Mardiana/detikFinance
Jakarta - Banyak yang takut makan daging merah karena ingin menghindari lonjakan kolesterol. Tapi tahu tidak, sebuah studi kecil menemukan daging putih, seperti ayam, dapat meningkatkan kadar kolesterol darah sebanyak yang dihasilkan daging merah.

Dari tiga diet dalam penelitian ini - daging merah, daging putih, dan protein bukan daging - hanya pola makan nabati yang dikaitkan dengan kadar kolesterol darah yang sehat berdasarkan temuan para peneliti.

"Ketika kami merencanakan penelitian ini, kami berharap daging merah memiliki efek yang lebih buruk pada kadar kolesterol darah daripada daging putih, tetapi kami terkejut bahwa ini bukan masalahnya," peneliti senior studi Dr Ronald Krauss, seorang ilmuwan senior dan direktur dari penelitian aterosklerosis di Children's Hospital Oakland Research Institute (CHORI) di California.

Dalam studi tersebut, yang disebut APPROACH (Animal and Plant Protein and Cardiovascular Health), para peneliti mengamati 113 orang sehat, yang secara acak ditugaskan untuk diet yang tinggi atau rendah lemak jenuh. Semua peserta tidak diperbolehkan menenggak suplemen vitamin dan minum alkohol selama penelitian, dikutip dari Live Science.


Kemudian, peserta dalam kedua kelompok tersebut digilir melalui tiga pola makan atau diet berbeda: diet daging merah (terutama daging sapi), diet daging putih (terutama ayam dan kalkun), dan diet protein non-daging (kacang-kacangan, biji-bijian dan produk kedelai), masing-masing masa diet berlangsung empat minggu. Di antara setiap periode diet, individu-individu memiliki 'washout period', di mana mereka makan makanan reguler mereka. Selain itu, para peserta menjalani tes darah pada awal dan akhir setiap diet baru.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta dalam kelompok lemak jenuh tinggi memiliki kadar kolesterol total dan LDL lebih banyak dari orang-orang dalam kelompok lemak jenuh rendah. Baik daging merah dan putih pun ternyata meningkatkan kadar LDL, terlepas dari berapa banyak lemak jenuh dalam makanan.

Dengan kata lain, daging putih dan merah memiliki efek yang sama pada kadar kolesterol darah. Lemak jenuh terjadi secara alami dalam makanan seperti daging sapi berlemak, unggas dengan kulit, mentega dan krim dan keju, menurut American Heart Association. Terlalu banyak kolesterol LDL dari lemak jenuh dapat menumpuk di pembuluh darah seseorang, menyebabkan plak dan meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

"Memang, efek lain dari konsumsi daging merah dapat berkontribusi pada penyakit jantung, dan efek ini harus dieksplorasi secara lebih rinci dalam upaya meningkatkan kesehatan," jelas Krauss.

Dari sini dapat disimpulkan, semua tergantung dari bagaimana Anda memoderasi pola makan menjadi lebih sehat. Jangan lupa juga untuk melahap makanan berprotein bersumber dari nabati lebih banyak.

"Pesan utama dari penelitian ini adalah makan lebih banyak tanam-tanaman, makan lebih banyak protein nabati, batasi asupan lemak jenuh dari semua sumber, dan batasi asupan protein hewani Anda, dari semua sumber," saran Dana Hunnes, ahli diet senior di Ronald Reagan Medical Center UCLA di Los Angeles, yang tidak ikut dalam penelitian tersebut.

(ask/frp)
News Feed