Jumat, 21 Jun 2019 14:04 WIB

Penting! Tips Merawat Luka Sunat Agar Cepat Sembuh

Widiya Wiyanti, Rosmha Widiyani - detikHealth
Sarung jadi busana andalan anak lelaki sehabis sunat (Foto: Rengga Sancaya) Sarung jadi busana andalan anak lelaki sehabis sunat (Foto: Rengga Sancaya)
Topik Hangat Si Kecil Minta Sunat
Jakarta - Usai sunat, tentu tidak nyaman merasakan perih selama beberapa hari di sekitar kepala penis. Rasa Perih dan nyeri ini membatasi aktivitas setiap hari, hingga nanti bekas luka mulai membaik.

"Sebetulnya tidak ada yang pantang atau aneh-aneh selama proses penyembuhan bekas luka usai sunat. Yang penting bekas luka dijaga tetap bersih dan kering supaya tidak kena infeksi," kata dokter ahli bedah dari RS St. Carolus dr Odetta Natatilova Halim, SpB pada detikHealth.

Hal senada juga dikatakan oleh dokter spesialis bedah saraf dari Rumah Sunat dr Mahdian Nur Nasution, SpBS, lama proses penyembuhan luka sunat tidak dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi. Anak boleh-boleh saja mengonsumsi makanan amis, seperti telur, ikan, atau ayam.

"Telur nanti katanya alergi dan gatal-gatal, ikan bikin gatal, nggak sebenarnya. Karena itu semua protein, protein itu diperlukan untuk penyembuhan luka. Itu mitos," katanya.



Kembali ke dr Odetta, ia menerapkan prinsip terbuka dalam proses penyembuhan luka. Bekas luka usai sunat tak perlu ditutup dengan kasa yang sangat tebal. Kasa digunakan sesuai kebutuhan pasien.

Pasien juga boleh mandi atau membersihkan tubuh usai Buang Air Besar (BAB) dan Buang Air Kecil (BAK). Tiap kali usai membersihkan tubuh, dr Odetta mengingatkan jangan lupa mengeringkan dengan handuk atau kain kecil. dr Odetta menyarankan tidak menggunakan tisue atau bahan lain yang berisiko meninggalkan serabut halus pada bekas luka.

Hal serupa juga bisa diterapkan pada pasien lain usai sunat yang masih menggunakan popok. Tiap kali usai BAB atau BAK, popok harus diganti sehingga bekas luka tidak terpapar bakteri dalam feses atau air kencing. Popok yang bersih dan kering ikut membantu proses penyembuhan luka usai sunat.

Setelah bersih dan kering, bekas luka bisa diberi salep atau obat lain sesuai yang diresepkan dokter. Penggunaan obat tentunya harus sesuai resep dokter yang disertai kontrol teratur. Selain menjaga bekas luka, dr Odetta mengingatkan menjaga gaya hidup sehat dengan cukup makan buah dan sayur untuk mempercepat proses penyembuhan.

Kalau kamu, apa ritual yang dijalankan untuk mempercepat kesembuhan luka sunat? Cek polling berikut:




(up/up)
Topik Hangat Si Kecil Minta Sunat
News Feed