Jumat, 21 Jun 2019 19:59 WIB

Sunat pada Anak dengan Hemofilia, Amankah?

Widiya Wiyanti - detikHealth
Ilustrasi anak sunat. Foto: iStock Ilustrasi anak sunat. Foto: iStock
Topik Hangat Si Kecil Minta Sunat
Jakarta - Sunat merupakan hal wajib dilakukan pada anak laki-laki Muslim, tidak terkecuali pada anak dengan hemofilia, yaitu kelainan genetik yang menyebabkan darah sukar membeku.

Dokter spesialis bedah saraf dari Rumah Sunat dr Mahdian Nur Nasution, SpBS mengatakan bahwa tindakan sunat pada anak hemofilia harus melalui tahapan proses pengobatan untuk membekukan darah.

"Ada proses tahapan di mana dia diobatin dulu sementara, biasanya pakai faktor pembekuan, faktor pembekuan itu ditransfusi sampai dengan cukup lalu disunat, nah itu aman," ujarnya saat ditemui di kawasan Matraman, Jakarta Timur, baru-baru ini.


Pada pasien hemofilia sangat diharapkan tidak mendapatkan luka karena tubuhnya akan kesulitan menghentikan perdarahan. Maka dari itu, sebelum melakukan tindakan sunat harus mendapatkan pengobatan terlebih dahulu.

Setelah sunat dilakukan pun anak dengan hemofilia harus melakukan pemeriksaan lagi untuk menjaga agar tidak terjadi perdarahan pada luka bekas sunat. Penyembuhan luka akan memakan waktu lima hari hingga beberapa minggu.

"Kalau yang normal setelahnya itu anak-anak nggak perlu periksa lagi, biasanya langsung saja asal sudah dibersihin. Kalau yang hemofili harus, biasnaya dikerjakan di rumah sakit, ada dokter anak, dokter bedah," jelas dr Mahdian.

(wdw/up)
Topik Hangat Si Kecil Minta Sunat
News Feed