Kamis, 27 Jun 2019 18:03 WIB

Beberapa Kebiasaan Sehat Ini Bisa Cegah Penyakit Jantung

Alfi Kholisdinuka - detikHealth
Ilustrasi. Foto: shutterstock Ilustrasi. Foto: shutterstock
Jakarta - Penyakit jantung merupakan penyebab kematian terbesar di dunia yang diakibatkan oleh pasokan darah yang kaya oksigen menuju jantung terhambat oleh plak pembuluh darah. Sehingga jantung tidak mendapatkan pasokan oksigen dengan baik.

Seiring dengan perkembangannya, tren penyakit jantung kini meningkat tidak lagi dialami oleh orang yang berusia lanjut tapi sudah mulai menyerang kalangan muda.

Begitulah hal yang diungkapkan oleh Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Kardiovaskular, dr. Indra Manullang, dalam Talkshow Sehat bertajuk 'Ayo Pahami Penyakit Kritis dan Cegah Sejak Dini', di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals, Semanggi, Jakarta Kamis (27/6/2019).


Menurut Indra, terdapat berbagai faktor yang dapat memicu penyakit jantung, tapi sebagian besar di antara pemicu tersebut dapat ditangani dan dicegah dengan baik, salah satunya menerapkan gaya hidup sehat.

"Jaga pola hidup ya, biasakan sekarang untuk tidak merokok karena asapnya berbahaya untuk kesehatan tubuh terutama paru, kebanyakan anak sekolah sekarang udah pada merokok jadi bisa berpotensi terkena serangan jantung, jadi hindari dulu," ujarnya.

Indra melanjutkan, olahraga rutin setiap hari juga bisa meningkatkan performa jantung dan mengurangi tekanan darah hingga menjaga kondisi tubuh tetap sehat.

"Ya olahraga tiap pagi minimal 30 menit sehari, supaya menghilangkan stres sehingga tekanan darah juga menjadi baik, kemudian, rajin minum air putih itu dapat membantu menjaga kesehatan juga," jelasnya.


Selain itu, untuk mencegah serangan jantung awal bisa juga dilakukan dengan rutin mengecek tekanan darah, dan pastikan tekanan darah menunjukkan angka normal yakni di bawah 120/80 mmHg.

Jika angka menunjukkan berada di atas antara 120-139, atau jika angka menunjukkan berada di bawah berkisar di 80-89, ini artinya memiliki 'prehipertensi'. Meskipun angka tersebut belum bisa dianggap hipertensi, tetap saja ini di atas angka normal.

Semakin tinggi nilai tensi darah, semakin berisiko hipertensi di kemudian hari sehingga menyebabkan serangan jantung dan stroke.

Sementara itu, untuk memperkenalkan solusi perlindungan penyakit kritis khususnya jantung, PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri) menghadirkan Asuransi Mandiri Perlindungan Sejahtera untuk meningkatkan kepedulian dan pemahaman akan pentingnya menjaga pola hidup sehat.


Menurut Presiden Direktur AXA Mandiri, Handojo G. Kusuma, pihaknya sangat peduli terhadap peningkatan kesehatan di Indonesia termasuk di antaranya terus berinovasi dalam menyediakan solusi perlindungan jiwa, kesehatan hingga penyakit kritis seperti jantung.

"Berbagai solusi tersebut dihadirkan untuk dapat memenuhi kebutuhan proteksi di setiap tahap kehidupan, sehingga dapat membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat," ujarnya.

Untuk itu, kata Handojo, melalui Talkshow Sehat bertajuk 'Ayo Pahami Penyakit Kritis dan Cegah Sejak Dini!' ini ia ingin menyampaikan seruan edukatif dan inspiratif mengenai kesehatan untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.

"Kami berharap agar masyarakat bisa lebih waspada dan terlindungi dalam mengantisipasi risiko penyakit kritis baik bagi diri sendiri, maupun keluarga," jelas Handojo.

Simak Video "RSUD Banjar Layani Penyakit Jantung Peserta BPJS Kesehatan"
[Gambas:Video 20detik]
(prf/up)